22 Kepala SD di Kota Bogor Dilantik, Dedie Tekankan Pendidikan Berkarakter

Ia menambahkan, dengan terisinya jabatan kepala sekolah, diharapkan manajemen sekolah dapat berjalan lebih baik dan program-program pendidikan bisa terlaksana secara lebih optimal.

“Kalau sudah lengkap, manajemen sekolahnya bisa berjalan dengan baik. Program di bidang pendidikan juga akan terlaksana secara lebih sempurna dibandingkan misalnya satu sekolah belum ada kepala sekolahnya,” katanya.

BACA JUGA :  Bukan Cuma Infrastruktur, Jenal Mutaqin Ungkap Strategi Pemkot Bogor Berantas Putus Sekolah

Lebih lanjut, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa tantangan dunia pendidikan di Kota Bogor tidak hanya terkait pengisian jabatan kepala sekolah, tetapi juga potensi kekurangan tenaga pengajar. Salah satu solusi yang saat ini ditempuh adalah melalui program merger sekolah.

Ia menjelaskan, kebijakan merger juga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran pendidikan, karena penyalurannya berbasis data pendidikan pokok.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

“Tantangan kita ke depan masih ada potensi kekurangan guru, makanya program merger masih akan menjadi alternatif untuk menyelesaikan persoalan itu. Di sisi lain, merger ini juga dilakukan karena ada beberapa sekolah yang jumlah siswanya sedikit, jadi supaya lebih efektif,” jelasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================