5 Manfaat Air Tajin untuk Diet, Bikin Kenyang Lebih Lama dan Bantu Turunkan Berat Badan

Air tajin
Ilustrasi Air Tajin. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Air cucian beras selama ini sudah dikenal kaya manfaat bagi tubuh maupun kecantikan. Namun, bukan hanya air cucian beras yang berkhasiat—air rebusan beras atau yang lebih dikenal sebagai air tajin juga menyimpan banyak manfaat, termasuk membantu program diet.

Air tajin diperoleh dari proses merebus beras yang sebelumnya sudah dicuci, lalu menyisihkan air rebusannya ketika beras mulai setengah matang.

Air ini memiliki tekstur sedikit kental, rasa gurih ringan, dan ternyata mengandung sejumlah komponen gizi yang baik untuk tubuh.

Beberapa ahli gizi menyebut bahwa konsumsi air tajin dapat membantu menurunkan berat badan karena sifatnya yang mengenyangkan dan mendukung kesehatan pencernaan. Berikut lima khasiat air tajin untuk membantu program diet, dikutip dari Health Shots.

  1. Rendah Kalori

Air tajin termasuk minuman rendah kalori, sehingga aman dikonsumsi saat menjalani diet. Meski tampilannya sederhana, air tajin memiliki sensasi gurih dan sedikit asin yang membuatnya nyaman diminum.

Dalam 100 ml air tajin tanpa gula, rata-rata hanya terdapat sekitar 40–50 kalori, tergantung jenis beras yang digunakan. Ini menjadikannya alternatif minuman hangat yang lebih “berisi” dibanding air putih, tetapi tetap rendah kalori.

  1. Menyehatkan Pencernaan
BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Sebuah studi dalam Frontiers in Microbiology menunjukkan bahwa air tajin dapat mendukung kesehatan pencernaan berkat kandungan pati yang terlarut selama proses perebusan beras.

Pati ini membantu memperbaiki fungsi saluran pencernaan, mengurangi akumulasi lemak, dan mendorong metabolisme bekerja lebih optimal. Ketika sistem pencernaan sehat, penyerapan nutrisi menjadi lebih baik sehingga tubuh lebih mudah mencapai berat badan ideal.

  1. Mendukung Kesehatan Usus

Kunci keberhasilan diet tidak hanya pada kalori, tetapi juga kondisi usus. Penelitian dalam Natural Product Research menemukan bahwa air tajin mengandung probiotik alami yang bermanfaat bagi flora usus.

Usus yang sehat mampu menjaga keseimbangan bakteri baik, meningkatkan kekebalan tubuh, hingga membantu mencegah penyakit kronis tertentu. Lingkungan usus yang sehat juga membuat metabolisme lebih efisien, sehingga proses pembakaran lemak dapat berlangsung lebih optimal.

  1. Membuat Kenyang Lebih Lama

Meski berbentuk cairan, air tajin punya tekstur kental yang memberikan efek mengenyangkan. Ini membuat tubuh merasa lebih puas dan tidak cepat lapar, sehingga membantu mengurangi keinginan ngemil berlebihan.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Banyak pelaku diet menjadikan air tajin sebagai camilan sehat di sela makan. Kandungan karbohidrat dari pati beras juga memberi dorongan energi yang cukup selama menjalani aktivitas harian.

  1. Menjaga Hidrasi Tubuh

Air tajin mengandung elektrolit seperti potasium dan magnesium yang membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik, terutama setelah beraktivitas berat atau terpapar panas.

Menurut Frontiers in Nutrition, tubuh yang terhidrasi optimal memiliki metabolisme yang lebih tinggi. Ini berarti proses pembakaran lemak dapat berlangsung tidak hanya saat berolahraga, tetapi juga sepanjang hari ketika tubuh beristirahat atau beraktivitas ringan.

Hidrasi yang baik juga membuat nafsu makan lebih terkendali, sehingga memudahkan pengelolaan pola makan saat diet.

Air tajin bukan sekadar sisa rebusan beras. Dengan kandungan pati, elektrolit, dan probiotiknya, air ini dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam program diet.

Efek mengenyangkan, kemampuan mendukung pencernaan, dan sifatnya yang rendah kalori menjadikan air tajin pilihan alami untuk membantu menurunkan berat badan.

Meski begitu, konsumsi air tajin tetap perlu diseimbangkan dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan hidrasi yang cukup.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================