Prevalensi Stunting Turun ke 19,8 Persen pada 2024, Pemerintah Catat Capaian Bersejarah

Stunting
Prevalensi Stunting Turun ke 19,8 Persen pada 2024, Pemerintah Catat Capaian Bersejarah. (Foto: Alodokter)

BOGORTODAY.COM Pemerintah mencatat pencapaian penting dalam upaya percepatan penurunan stunting nasional.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa prevalensi stunting pada 2024 turun menjadi 19,8 persen, untuk pertama kalinya berada di bawah angka 20 persen.

“Alhamdulillah prevalensinya sudah turun menjadi 19,8 persen. Angka ini turun signifikan dalam 10 tahun terakhir,” ujar Budi dalam Rapat Koordinasi Nasional Stunting di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Budi menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan sektoral, melainkan membutuhkan keterlibatan penuh seluruh pemangku kepentingan dari pemerintah pusat hingga desa.

Ia menyebut dua faktor kunci di sektor kesehatan yang paling menentukan:

  1. Kecukupan gizi dan bebas anemia pada ibu hamil
  2. Pemenuhan protein hewani bagi balita, khususnya pada rentang usia 12–24 bulan yang dianggap periode paling krusial dalam pertumbuhan anak.
BACA JUGA :   Review Film Backrooms (2026): Terjebak dalam Ruang Sunyi yang Membingungkan dan Mengganggu

Peran Data dan Komitmen Daerah

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji turut menyoroti pentingnya data yang akurat serta pelaksanaan program yang disiplin. Menurutnya, upaya penurunan stunting membutuhkan pemantauan yang presisi agar intervensi tepat sasaran.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menambahkan bahwa komitmen kepala daerah menjadi salah satu faktor terpenting dalam keberhasilan penurunan stunting. Daerah yang memiliki kepemimpinan kuat dan responsif terbukti menunjukkan angka penurunan yang lebih signifikan.

Jawa Barat Cetak Penurunan Tertinggi

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa Jawa Barat mencatat penurunan stunting terbesar pada 2024, yakni sebesar 5,8 persen.

BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

“Atas arahan Bapak Presiden, kita berhasil menekan angka stunting menjadi 19,8 persen, atau turun 377 ribu anak dibandingkan 2023,” kata Gibran.

Pencapaian ini dinilai sebagai hasil kolaborasi konsisten antara pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Target 14 Persen pada 2029

Meski capaian 2024 menjadi tonggak penting, Budi menegaskan bahwa “perjalanan belum selesai.” Pemerintah telah memasang target ambisius untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada 2029.

Berbagai program percepatan akan terus diperkuat, mulai dari peningkatan akses gizi ibu dan anak, penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik, hingga penguatan edukasi keluarga terkait pola makan dan pola asuh.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================