
BOGORTODAY.COM – Penyakit asam urat dapat menimbulkan rasa nyeri yang sangat mengganggu. Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal di persendian.
Kristal tersebut memicu peradangan, pembengkakan, dan rasa sakit yang tajam, terutama pada jempol kaki, pergelangan kaki, atau lutut.
Menurut Only My Health, tingginya kadar asam urat sering kali dipicu oleh konsumsi makanan dan minuman yang kaya purin. Purin adalah senyawa alami yang banyak ditemukan pada makanan berprotein tinggi, khususnya produk hewani.
Statistik menunjukkan pria tiga kali lebih berisiko terkena asam urat dibanding wanita. Pada pria, risiko meningkat signifikan setelah usia 40 tahun.
Sementara pada wanita, risiko meningkat setelah menopause akibat penurunan kadar estrogen yang berfungsi melindungi tubuh dari lonjakan asam urat.
Selain makanan, minuman yang dikonsumsi sehari-hari juga memiliki peran besar dalam memicu kenaikan kadar asam urat. Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dihindari, dikutip dari Everyday Health.
- Bir
Bir merupakan salah satu minuman terbesar penyumbang asam urat. Kandungan alkohollah yang memengaruhi fungsi ginjal sehingga proses pengeluaran asam urat dari tubuh menjadi terganggu.
Dibandingkan jenis alkohol lainnya, bir mengandung purin paling tinggi. Tak heran, penelitian menunjukkan bahwa pria yang minum satu gelas bir setiap hari memiliki risiko 50% lebih tinggi terkena asam urat.
- Minuman Manis Kemasan
Minuman kemasan yang manis, seperti soda atau minuman berperisa, kaya akan fruktosa. Ketika diproses dalam tubuh, fruktosa akan dipecah menjadi purin dan meningkatkan kadar asam urat.
Sebuah penelitian menemukan bahwa pria yang mengonsumsi dua atau lebih minuman manis per hari memiliki risiko 85% lebih tinggi terkena asam urat dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi minuman tersebut.
- Jus Jeruk
Meski dikenal sebagai minuman sehat, jus jeruk ternyata dapat meningkatkan kadar asam urat. Hal ini karena jus jeruk mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi—bahkan sebanding dengan minuman manis lainnya.
Jus yang mengandung pemanis tambahan juga semakin memperburuk kondisi ini. Pilihan yang lebih sehat adalah mengonsumsi jus murni tanpa tambahan gula. Bila ingin menambah rasa manis, madu bisa menjadi alternatif lebih aman.
- Minuman Berenergi
Banyak minuman berenergi mengandung gula tinggi, termasuk fruktosa. Hal inilah yang membuat minuman berenergi dikaitkan dengan risiko asam urat yang lebih besar. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan beban metabolisme tubuh dan menyebabkan lonjakan kadar asam urat.
Menghindari minuman yang tinggi purin dan fruktosa merupakan langkah penting untuk mencegah kenaikan kadar asam urat.
Memilih air putih, teh tanpa gula, atau jus alami tanpa tambahan pemanis dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari serangan asam urat yang menyakitkan.
Jika kamu sudah memiliki riwayat asam urat, memperhatikan pola makan dan minuman menjadi bagian penting dalam pengelolaan penyakit ini.
Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pilihan terbaik sesuai kondisi kesehatanmu.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















