BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan miliarder dunia sekaligus pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Pertemuan ini menjadi langkah awal pembahasan berbagai bentuk kerja sama antara Bloomberg dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga merupakan CEO Danantara, Rosan Roeslani, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Pertemuan Lanjutan Setelah Agenda di New York
Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pertemuan di Jakarta ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Prabowo dan Bloomberg di New York pada 22 September 2025.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang dibahas akan melibatkan berbagai sektor strategis dan kemungkinan besar akan berkembang dalam skala yang lebih luas.
“Ini adalah pertemuan Bapak Presiden mengundang Michael Bloomberg untuk datang ke Indonesia… Ini tahap awal dan kerja samanya akan lebih banyak dengan Danantara,” ujar Rosan.
Kerja Sama Menyentuh Sektor Edukasi, Kesehatan, hingga Sanitasi
Menurut Rosan, pembahasan awal mencakup peluang sinergi antara trust fund Bloomberg dan trust fund Danantara. Fokus kerja sama akan diarahkan pada peningkatan kualitas edukasi, kesehatan, hingga sanitasi di Indonesia.
“Bagaimana kerja sama antara trust fund-nya mereka dengan Danantara trust fund di bidang edukasi dan kesehatan, termasuk sanitasi juga dibicarakan… Ini kita baru mau bicarakan detailnya,” jelasnya.
Meski begitu, Rosan belum dapat membeberkan detail rencana kerja sama karena masih dalam tahap penjajakan. Ia mengatakan pembahasan mendalam akan dilakukan saat pertemuan lanjutan dengan Bloomberg di kantornya.
Peningkatan SDM Jadi Pembahasan Kunci
Dalam pertemuan tersebut, Bloomberg juga memberikan sejumlah masukan terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan publik.
Bloomberg bahkan mencontohkan kebijakan kesehatan yang pernah ia terapkan saat menjabat sebagai Wali Kota New York, termasuk kebijakan pelarangan merokok di restoran demi menjaga kesehatan masyarakat.
“Beliau menyampaikan input tentang pendidikan dan kesehatan… termasuk contoh ketika dia menjadi Wali Kota New York dan kebijakan pelarangan rokok di restoran,” ujar Rosan.
Langkah Awal Menuju Kerja Sama Strategis
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah membuka ruang investasi dan kolaborasi internasional yang lebih luas melalui Danantara.
Dengan menggandeng Bloomberg, yang memiliki pengalaman global dalam dunia bisnis, filantropi, dan tata kelola kota, diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan Indonesia.
Detail lebih lanjut mengenai bentuk kolaborasi ini direncanakan akan diumumkan setelah pembahasan teknis selesai dilakukan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















