5 Jenis Makanan yang Tidak Cocok Disimpan di Freezer, Bisa Rusak Teksturnya

BOGORTODAY.COM Freezer sering dianggap solusi praktis untuk membuat makanan lebih awet.

Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa jenis makanan yang justru menjadi rusak tekstur, rasa, hingga kualitasnya ketika dibekukan.

Alih-alih segar, makanan tersebut malah berubah jadi lembek, berair, atau tidak sedap dimakan.

Agar tidak salah langkah, berikut daftar makanan yang sebaiknya tidak disimpan di freezer.

  1. Makanan yang Digoreng

Menggoda memang menyimpan sisa ayam goreng, kentang goreng, atau camilan renyah lainnya ke dalam freezer. Tetapi hasilnya biasanya mengecewakan.

Setelah dicairkan, makanan goreng cenderung lembek, berminyak, dan kehilangan kerenyahan. Kelembapan tinggi di freezer membuat minyak terpisah dan tekstur gorengan rusak.

Produk schnitzel atau daging bertabur tepung yang dijual di pasaran memang didesain tahan freezer, tetapi versi rumahan umumnya tidak. Jadi, makanan goreng paling nikmat dikonsumsi segera.

  1. Telur
BACA JUGA :  Resep Bubur Sumsum Pandan Creamy untuk Sarapan, Lembut dan Harum Menggugah Selera

Telur mentah sebaiknya tidak dimasukkan ke freezer. Cairan di dalamnya akan mengembang, sehingga cangkang dapat retak dan mengundang bakteri.

Telur rebus pun tidak lebih baik. Bagian putihnya akan menjadi kenyal dan seperti karet setelah dibekukan.

Agar kualitas tetap terjaga, konsumsi telur segera setelah dimasak dan simpan di suhu kulkas yang sesuai, bukan freezer.

  1. Sayuran Tinggi Kadar Air

Sayuran seperti mentimun, selada, dan sayuran berdaun tinggi air lainnya akan menjadi lembek dan berair setelah dibekukan dan dicairkan. Kesegaran dan kerenyahannya hilang sama sekali.

Sayuran bertepung—seperti kentang dan ubi jalar—juga tidak ramah freezer. Setelah dicairkan, teksturnya berubah, rasanya hambar, dan mudah hancur.

Sup atau pure sayuran cenderung aman dibekukan, tetapi stew dengan potongan kentang biasanya rusak teksturnya setelah dicairkan.

  1. Yogurt dan Krim

Yogurt sebenarnya bisa dibekukan, tetapi saat dicairkan, teksturnya akan terpisah menjadi air dan gumpalan. Masih oke digunakan sebagai bahan smoothies, tetapi tidak enak jika dimakan langsung.

BACA JUGA :  Samsung Pertimbangkan Kembali Snapdragon untuk Galaxy Z Flip 8, Exynos Tak Lagi Jadi Satu-satunya Pilihan

Krim pun mengalami hal yang sama. Saat dibekukan, krim menjadi kasar dan berbutir, sehingga tidak bisa dikocok untuk membuat whipped cream atau dessert lembut lainnya.

  1. Keju Lunak

Keju keras seperti cheddar biasanya aman dibekukan hingga dua bulan. Namun keju lunak—cream cheese, feta, cottage cheese—tidak tahan freezer.

Setelah dicairkan, keju lunak akan menyerap air, menjadi cair, dan kehilangan tekstur aslinya. Kendati demikian, saus berbahan keju justru aman dibekukan dan bahkan bisa menjadi lebih kental setelah dicairkan.

Menyimpan makanan di freezer memang praktis, tetapi tidak bisa diterapkan untuk semua makanan. Dengan mengetahui mana saja yang tidak cocok dibekukan, Anda bisa menjaga kualitas makanan tetap optimal dan menghindari pemborosan.

Semoga bermanfaat!

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================