KNPI Kabupaten Bogor Perketat Seleksi Kepemimpinan Kecamatan

KNPI Kabupaten Bogor
Jajaran pengurus KNPI Kabupaten Bogor dalam acara pelaksanaan Musyawarah Kecamatan untuk 40 Dewan Pimpinan Kecamatan. Organisasi kepemudaan ini menerapkan mekanisme baru dalam pemilihan calon ketua, termasuk kewajiban tes narkoba dan surat dukungan dari lima Organisasi Kemasyarakatan Pemuda. Foto : Ist.

BOGORTODAY.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bogor memperketat seleksi kepemimpinan menjelang Musyawarah Kecamatan untuk 40 Dewan Pimpinan Kecamatan.

Ketua Harian KNPI Kabupaten Bogor Arof Akbar mengatakan organisasinya menerapkan mekanisme baru dalam pemilihan calon ketua. Salah satunya, tes narkoba.

“Ketika ada calon ketua DPK positif tes narkoba, maka dengan sendirinya dia tidak lolos,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

KNPI Bogor akan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional untuk menindaklanjuti temuan calon yang positif narkotika.

“Kita serahkan kepada BNN langkah apa yang akan dilakukan kepada teman-teman calon DPK yang dites positif narkoba,” kata Arof.

Persyaratan lain yang ditetapkan adalah surat dukungan dari minimal lima Organisasi Kemasyarakatan Pemuda.

“Calon ketua DPK KNPI harus memiliki surat usungan asal dia dari OKP mana,” ucapnya.

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

KNPI juga mewajibkan calon memiliki surat rekomendasi camat sebagai bentuk komitmen berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Mereka juga harus melampirkan fakta integritas yang ditandatangani seluruh kepala desa di kecamatan bersangkutan.

“Jadi orang yang mencalonkan itu betul-betul bisa bersinergi dengan semua stakeholder yang ada di wilayah kecamatan tersebut,” kata Arof.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================