
Indonesia Kekurangan Dokter Hewan
Indonesia saat ini masih menghadapi kekurangan dokter hewan. Padahal peran tenaga kesehatan hewan sangat vital, baik untuk menjaga kesehatan ternak, hewan peliharaan, hingga mencegah penyebaran penyakit yang dapat menular ke manusia.
Masa pandemi Covid-19 menjadi contoh nyata, ketika berbagai penelitian menemukan dugaan bahwa virus tersebut berasal dari hewan, termasuk kelelawar. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan manusia sangat berkaitan erat dengan kesehatan hewan.
Konsep One Health: Kesehatan Manusia dan Hewan Saling Terhubung
Dalam kedokteran modern, dikenal konsep One Health, yaitu pendekatan yang melihat bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan adalah satu kesatuan yang saling berkaitan.
Untirta menilai pengembangan prodi kedokteran hewan dan riset-riset baru seperti bone graft akan memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.
“Jika bicara kesehatan manusia, itu juga bicara kesehatan hewan,” tegasnya.
Dengan rencana pengembangan bone graft dari jaringan hewan dan fokus pada ternak halal, Untirta berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia medis dan ketahanan pangan nasional.
Jika inovasi ini berhasil, Indonesia tidak hanya mampu mengurangi kebutuhan impor, tetapi juga menjadi pionir dalam produksi bahan medis berbasis hewan yang aman, halal, dan berkualitas.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















