Bupati Bogor Tanam 25 Ribu Pohon di Megamendung, Genjot Rehabilitasi DAS Kritis Jawa Barat

Terkait kesiapsiagaan bencana, Bupati Rudy menegaskan bahwa Kabupaten Bogor telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, termasuk apel kesiapan tanggap bencana bersama TNI, Polri, dan berbagai instansi sejak satu bulan terakhir.

Dengan intensitas hujan yang meningkat, masyarakat di kawasan rawan seperti perbukitan dan tebing harus meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah desa juga kami minta aktif melakukan inventarisasi potensi risiko.

“Penghijauan hari ini adalah investasi jangka panjang, bukan hanya untuk tahun ini, tapi untuk lima bahkan puluhan tahun mendatang,” bebernya.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga membuka peluang dukungan tambahan melalui skema pendanaan pusat, termasuk mekanisme yang diajukan melalui BNPB, guna memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Melalui kegiatan penanaman pohon di Megamendung ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat mitigasi bencana, serta memastikan pembangunan berjalan selaras dengan keberlanjutan alam.

Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, menegaskan pentingnya gerakan nasional penguatan vegetasi dan penanaman pohon sebagai langkah strategis untuk mitigasi bencana, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat ekonomi masyarakat.

Selain menjadi upaya mitigasi bencana, penanaman pohon juga memberi manfaat ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kekayaan hayati tropis yang melimpah. Ia mengapresiasi inisiatif berbagai pihak yang mengembangkan green tourism, menjaga vegetasi, dan memperkuat kawasan DAS.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Hari ini adalah momentum pengingat. Jangan hanya menanam pohon saat Hari Pohon Sedunia. Ini harus menjadi gerakan masif dan berkelanjutan, yang menggerakkan hati dan pikiran masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, mencegah selalu lebih baik daripada menangani bencana. Dengan kerja bersama pemerintah dan masyarakat.

“Kita dapat memperkuat ketahanan bangsa menghadapi risiko bencana,”pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================