
Padahal, bayi sangat membutuhkan asupan kalori, protein, vitamin, dan mineral dari susu untuk tumbuh kembangnya.
Sebagai gambaran, perut bayi usia 1 bulan hanya sebesar telur, sehingga ruang di dalamnya sangat terbatas.
Jika perut terisi air, nutrisi penting dari ASI akan berkurang masuk ke tubuh mereka.
- Risiko Terjadinya Keracunan Air
Bahaya yang lebih serius adalah keracunan air. Ini terjadi ketika air putih mengencerkan kadar natrium dalam darah bayi, sehingga mengganggu kinerja sistem tubuh.
Kenapa hal ini bisa terjadi?
- Ginjal bayi belum berkembang sempurna.
Ginjal bayi baru lahir berukuran kecil—sekitar sebesar buah anggur—dan belum mampu mengolah kelebihan cairan dengan baik. - Air yang masuk terlalu banyak dapat membuat ginjal kewalahan sehingga kadar natrium menurun drastis.
Gejala keracunan air pada bayi dapat meliputi:
- kejang
- mengantuk ekstrem
- muntah
- koma
- bahkan dapat menyebabkan kerusakan otak permanen
Karena itu, pemberian air putih tidak boleh dilakukan sembarangan.
Kapan Bayi Boleh Minum Air Putih?
Menurut rekomendasi medis dan pedoman dari WebMD, bayi baru boleh diberikan air putih setelah berusia 6 bulan. Itu pun hanya dalam jumlah yang sangat terbatas.
Rekomendasi untuk bayi usia 6–12 bulan:
- ASI atau susu formula tetap menjadi sumber nutrisi utama.
- Pemberian air putih dibatasi hanya 100–200 ml per hari.
Lebih dari jumlah tersebut dapat meningkatkan risiko keracunan air, terutama jika asupan nutrisi dari susu berkurang.
Bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh minum air putih karena:
- Membuat perut cepat penuh sehingga mengurangi asupan susu.
- Berisiko menyebabkan keracunan air yang berbahaya.
- Ginjal bayi belum siap memproses asupan air tambahan.
Ingatlah bahwa ASI atau susu formula sudah mengandung cukup cairan dan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Setelah usia 6 bulan, air putih dapat diperkenalkan secara bertahap tetapi tetap dalam batas yang dianjurkan.
Semoga informasi ini membantu para orang tua memahami betapa pentingnya menjaga asupan bayi agar tetap aman dan mendukung tumbuh kembang optimal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















