GURU MENJADI TELADAN, INDONESIA BERKAH

Guru
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

PADA tanggal 25 November 1945, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara resmi didirikan melalui Kongres Guru Indonesia.

Untuk menghormati jasa dan semangat perjuangan para guru, pemerintah menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional melalui Keppres Nomor 78 Tahun 1994.

Tema Hari Guru Nasional 2025 adalah “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Melalui tema tersebut, pemerintah ingin menegaskan bahwa penghargaan terhadap guru bukan hanya diberikan kepada individu berprestasi, tetapi juga bagi mereka yang membawa dampak positif bagi murid, lingkungan belajar, dan komunitas sekolah. Guru dinilai tidak semata-mata dari kemampuan akademis, tetapi juga dari kontribusi dan teladannya di dunia pendidikan.

Tapi menurut penulis tema yang tepat Hari Guru Nasional adalah “Guru Menjadi Teladan, Indonesia Berkah”. Ya karena teladan itu utama, untuk seorang guru. Seperti nasihat KH.Muhammad Arifin Ilham yang mengatakan,”Penampilan guru itu penting, ilmu guru itu juga penting, cara menyampaikan ilmu kepada murid/santri itu juga penting, tapi yang paling penting adalah akhlak mulia dan teladan seorang guru,”terangnya.

BACA JUGA :  Bernard Siap Bawa HIPMI Kabupaten Bogor Dukung Ketahanan Pangan

Nah panutan kita sebagai seorang muslim ya Nabi Muhammad SAW. Rasul SAW sebagai uswatun hasanah berarti Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang sempurna bagi seluruh umat Islam dalam semua aspek kehidupan, baik dalam hal ibadah, akhlak, maupun hubungan sosial dan lain-lain. Dengan meneladani Rasul SAW adalah kunci untuk mendapatkan rahmat Allah SWT dan meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Inilah metode mengajar ala Rasul SAW, yaitu:  Keteladanan ini adalah metode paling utama. Beliau selalu mengamalkan apa yang diajarkannya, sehingga perilakunya menjadi contoh nyata bagi para sahabat. Beliau mendorong partisipasi aktif sahabat melalui diskusi dan tanya jawab, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Bangga, Panda Pertama Indonesia Lahir di Kabupaten Bogor

Beliau menggunakan berbagai metode (ceramah, demonstrasi, perumpamaan, kisah) yang disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan daya tangkap para sahabat untuk menghindari kebosanan. Pengajaran disampaikan secara bertahap, dari yang paling mendasar ke yang lebih kompleks, sehingga memudahkan pemahaman.

Beliau memberikan dorongan positif dan juga peringatan untuk memotivasi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Terkadang beliau menggunakan humor atau candaan yang tetap berisi kebenaran untuk mencairkan suasana dan meringankan beban belajar.

Selamat Hari Guru Nasional, semoga para guru bisa menjadi teladan bagi peserta didik, sehingga sesuai dengan tema tulisan ini,yaitu “Guru Menjadi Teladan, Indonesia Berkah”. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================