BOGORTODAY.COM – Pegiat media sosial Hiu Theresa membagikan pengalaman tentang kondisi kesehatan anaknya, K, yang harus dirawat di rumah sakit akibat radang tenggorokan yang ternyata disebabkan oleh bakteri Streptococcus Grup A.
Awalnya, K hanya mengalami sakit tenggorokan tanpa demam dan tampak membaik setelah diberi obat herbal. Namun beberapa hari kemudian muncul gejala baru.
Tangan dan kaki K membengkak, ia mendadak lemas di sekolah, dan pada malam hari kakinya terasa sangat sakit dan kemerahan. Theresa sempat mengira gejala itu hanya alergi.
K akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani berbagai pemeriksaan. Tes alergi, virus, dan toraks tidak menunjukkan masalah.
Namun ketika dilakukan tes ASTO, hasilnya positif menunjukkan adanya infeksi Streptococcus.
Theresa sangat khawatir karena bakteri ini dapat menyerang sendi, ginjal, dan terutama jantung.
Setelah pemeriksaan USG jantung, dokter memastikan bahwa jantung K masih dalam kondisi baik dan infeksi berhasil ditemukan lebih awal sebelum terjadi komplikasi.
Meski begitu, K harus menjalani pengobatan jangka panjang berupa suntik antibiotik setiap empat minggu selama lima tahun, untuk mencegah infeksi berulang.
Dokter spesialis anak, dr Rizky Amrullah Nasution, menjelaskan bahwa Streptococcus memang dapat menyebabkan radang tenggorokan dan bila terlambat diobati bisa memicu penyakit jantung rematik atau gangguan ginjal.
Ia mengingatkan orang tua untuk segera membawa anak ke dokter jika muncul gejala seperti sakit tenggorokan disertai pembesaran kelenjar atau demam.
Menurutnya, komplikasi dapat dicegah bila infeksi ditangani dengan antibiotik yang tepat sejak awal.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















