
Penanaman Mangrove untuk Kurangi Emisi
Direktur Eksekutif DEIH, Anastuty K. (Nita), mengungkapkan bahwa penyelenggaraan KKI selama lima hari menghasilkan emisi sekitar 126,85 ton CO₂. Untuk menekan jejak karbon tersebut, BI melakukan dua langkah:
1.Penanaman pohon, termasuk 1.000 mangrove di Teluk Benoa
2.Pembelian kredit karbon sebesar 150 ton CO₂ di Bursa Efek Indonesia
Nita juga menjelaskan bahwa sejak beberapa tahun terakhir, BI telah menanam total 38 ribu pohon melalui kantor perwakilannya di seluruh Indonesia.
Mangrove dipilih karena memiliki kemampuan menyerap CO₂ sebesar 12–20 kg per pohon per tahun, bahkan lebih besar jika sudah dewasa.
Selain itu, mangrove juga membantu mencegah abrasi dan menjadi habitat penting bagi biota laut.
Dukungan Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Rentin, menyambut positif program BI ini.
Ia menilai penanaman mangrove merupakan contoh nyata bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya melestarikan lingkungan.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan tindakan nyata memperkuat ekosistem pesisir dan menjaga Bali sebagai wilayah yang kaya keanekaragaman hayati
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














