
Meski perekonomian global mengalami ketidakpastian, Indonesia berhasil mempertahankan kinerja perdagangan yang solid.
Surplus neraca perdagangan pada Januari–September 2025 mencapai US$ 33,48 miliar, atau tumbuh 50,09% yoy, dengan surplus bulanan sebesar US$ 4,34 miliar.
Capaian ini menandai 65 bulan berturut-turut Indonesia mempertahankan surplus perdagangan.
“Kelihatannya pengaruh gejolak dunia ke ekspor dan trade balance kita tidak signifikan, malah cenderung positif,” kata Purbaya.
Optimistis Pertumbuhan Lebih Kuat di Akhir Tahun
Melalui sejumlah langkah perbaikan, seperti penempatan dana pemerintah di perbankan dan pemberian stimulus tambahan, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin menguat pada kuartal IV-2025.
Ia memproyeksikan:
•Pertumbuhan kuartal IV-2025: 5,6–5,7%
•Pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025: 5,2%
“Kalau itu terjadi, maka momentum pertumbuhan ekonomi kita sudah berbalik dari melambat ke arah percepatan,” tutup Purbaya.
Dengan perbaikan kebijakan dan peningkatan belanja pemerintah, pemerintah berharap pemulihan ekonomi semakin menguat memasuki 2026.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















