
“Ada juga Silpa dari kegiatan-kegiatan yang jangka waktunya tidak diselesaikan. Yang tadinya ditargetkan 100 persen sampai akhir Desember, ternyata di akhir anggaran 2025 hanya bisa selesai 60 persen. Nah, itu menjadi Silpa,” ujarnya.
Plt BPKAD juga melihat kemungkinan adanya Silpa dari kegiatan yang tidak selesai. Namun, mereka berharap hal tersebut tidak terjadi, mengingat beberapa waktu lalu sempat terjadi kendala penyediaan material akibat penutupan tambang yang berdampak pada pihak ketiga.
“Kemungkinan Silpa dari kegiatan tidak selesai memang ada, tetapi kita berharap tidak ada. Karena kemarin sempat viral, akibat penutupan tambang pihak ketiga sempat kesulitan mencari bahan baku,” katanya.
Saat ditanya berapa estimasi persentase Silpa tahun ini, WR Pelitawan menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menghitung secara pasti hingga saat ini.
“Belum bisa dihitung perkiraannya. Kita mulai menghitung di minggu kedua bulan Desember, baru mulai prediksi,” tandasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














