Silpa Pemkab Bogor Masih Abu-Abu Jelang Akhir Tahun 2025, BPKAD Prediksi Bakal Muncul Faktor Tambang Ditutup

Plt BPKAD Kabupaten Bogor, WR Pelitawan, menyebutkan bahwa Silpa dapat muncul dari sejumlah faktor, mulai dari efisiensi kegiatan hingga pekerjaan proyek yang tidak terselesaikan tepat waktu. foto: Ilham -Bogortoday.

BOGORTODAY.COM – Menjelang tutup tahun anggaran 2025, bayang-bayang munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih belum terlihat jelas.

Namun, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor memastikan indikasi Silpa tetap ada dan tengah dalam proses perhitungan.

Plt BPKAD Kabupaten Bogor, WR Pelitawan, menyebutkan bahwa Silpa dapat muncul dari sejumlah faktor, mulai dari efisiensi kegiatan hingga pekerjaan proyek yang tidak terselesaikan tepat waktu.

“Kalau anggaran 2025, prediksi Silpa masih kita hitung. Silpa itu pasti ada. Ada Silpa positif yang berasal dari efisiensi, misalnya dalam kegiatan proyek saat negosiasi dengan pihak ketiga. Contohnya, anggaran awal Rp200 juta kemudian menjadi Rp180 juta, maka sisa Rp20 juta itu menjadi Silpa,” ujar WR Pelitawan saat ditemui di Leuwiliang, Senin (1/12/2025).

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Selain faktor efisiensi, WR Pelitawan juga menyebutkan. Silpa juga berpotensi muncul dari kegiatan yang tidak rampung sesuai jadwal. Contohnya penyerapan aktivitas proyek yang tidak rampung hingga akhir Desember 2025.

 

“Ada juga Silpa dari kegiatan-kegiatan yang jangka waktunya tidak diselesaikan. Yang tadinya ditargetkan 100 persen sampai akhir Desember, ternyata di akhir anggaran 2025 hanya bisa selesai 60 persen. Nah, itu menjadi Silpa,” ujarnya.

Plt BPKAD juga melihat kemungkinan adanya Silpa dari kegiatan yang tidak selesai. Namun, mereka berharap hal tersebut tidak terjadi, mengingat beberapa waktu lalu sempat terjadi kendala penyediaan material akibat penutupan tambang yang berdampak pada pihak ketiga.

BACA JUGA :  Semarakkan HJB ke-544, Perumda PPJ Gelar Bazar Ekonomi Kerakyatan Sepekan Penuh di Blok F Trade Center

“Kemungkinan Silpa dari kegiatan tidak selesai memang ada, tetapi kita berharap tidak ada. Karena kemarin sempat viral, akibat penutupan tambang pihak ketiga sempat kesulitan mencari bahan baku,” katanya.

Saat ditanya berapa estimasi persentase Silpa tahun ini, WR Pelitawan menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menghitung secara pasti hingga saat ini.

“Belum bisa dihitung perkiraannya. Kita mulai menghitung di minggu kedua bulan Desember, baru mulai prediksi,” tandasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================