Ferry Maryadi Sempat Tak Sadar 7 Menit, Deswita Maharani Ceritakan Momen Horor di Dalam Mobil

Ferry Maryadi
Ferry Maryadi dan Deswita Maharani. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Aktor Ferry Maryadi mengungkap pengalaman menegangkan yang pernah dialaminya pada September 2024.

Saat itu, ia tiba-tiba tak sadarkan diri ketika berada di dalam mobil bersama sang istri, Deswita Maharani.

Kejadian tersebut membuat Deswita panik karena kondisi Ferry mendadak drop dan kehilangan kesadaran selama beberapa menit.

Kisah tersebut diceritakan Ferry dan Deswita saat menjadi bintang tamu di program FYP Trans7, Senin (1/12/2025).

Berawal dari Pengobatan Lanjutan

Menurut Deswita, mereka baru saja pulang dari sebuah rumah sakit setelah Ferry menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta. Sebelumnya, Ferry mengalami masalah otot saat berada di Bandung dan sempat dirawat di rumah sakit setempat.

Karena ingin melanjutkan perawatan, ia memutuskan untuk berobat jalan di Jakarta.

Namun, sebuah kelalaian kecil berujung besar: Deswita lupa memberi tahu dokter bahwa Ferry baru saja minum obat dengan dosis tinggi pada pagi hari.

“Paginya dia baru minum obat dengan dosis yang cukup keras. Jam 8.30 dia disuntik, suntikan masuk langsung ke darah. Badannya nggak kuat,” jelas Deswita.

BACA JUGA :  200 ASN Kabupaten Bogor Adu Ketepatan di Turnamen Biliar Bupati Cup 2026

Tiba-tiba Drop di Dalam Mobil

Dalam perjalanan pulang, ketika Deswita menerima telepon, ia melihat suaminya seperti tiba-tiba tertidur. Namun sekilas gerakan tubuh Ferry tampak tidak normal.

“Tiba-tiba dia merem, badan kebuang ke kanan. Baru saja ngobrol. Aku tutup telepon, ada ngeces dari mulutnya,” ujarnya.

Saat diperiksa lebih dekat, Deswita tersentak melihat posisi lidah Ferry masuk ke tenggorokan, mulut terbuka, tubuh berkeringat deras, dan tidak merespons meski dibangunkan.

“Aku pukul dia kencang, tapi gak bangun. Gak bergerak,” kata Deswita.

Deswita langsung meminta asistennya—yang sedang mengemudi—untuk segera mencari IGD terdekat dari pintu keluar tol.

Pertolongan Darurat di Dalam Mobil

Dalam kondisi panik, Deswita terus mengguncang tubuh suaminya dan memanggil namanya.

Ia bahkan sempat memukul dada Ferry untuk memicu respons.

“Aku panggil ‘Ayah’, tapi merasa itu bukan nama dia. Lalu aku panggil ‘Ferry Maryadi’, aku pukul jantungnya sekencang itu sampai dia kehentak dan kembali ada napasnya,” ungkap Deswita.

BACA JUGA :  Tekan Angka 45 Ribu Penganggur, Komisi IV DPRD Kota Bogor Kawal Pembukaan Job Fair 2026

Tujuh menit itu terasa seperti waktu paling panjang dalam hidupnya.

Ferry menggambarkan bahwa selama tidak sadarkan diri, ia merasa seperti berada di sebuah jalan dengan lampu sangat terang menyinari matanya.

“Jangankan ngomong, jari kaki dan tangan aja kaku. Kayak nggak bisa apa-apa,” cerita Ferry.

Tiba di IGD: Dugaan Kontradiksi Obat

Setibanya di IGD, kondisi Ferry menunjukkan tekanan darah yang sangat rendah.

Deswita langsung memberi tahu dokter bahwa kemungkinan besar terjadi kontradiksi akibat kombinasi obat dosis tinggi.

“Dokternya sampai bilang, ‘Oh ya ampun, ini dibarengi,’” tutur Deswita.

Ferry menyadari bahwa keselamatannya bergantung pada kesigapan Deswita dan asisten yang segera melarikannya ke rumah sakit.

“Kalau sedikit telat, mungkin saya nggak selamat,” kata Ferry.

Peristiwa yang menegangkan ini sekaligus menjadi peringatan penting mengenai penggunaan obat dosis tinggi serta perlunya komunikasi yang jelas kepada dokter.

Bagi Ferry dan Deswita, kejadian tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan yang memperkuat ikatan mereka sebagai pasangan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================