Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Jepang? Ini Rekomendasi Ahli Perjalanan

Jepang
Ilustrasi Jepang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Jepang seolah tak pernah kehilangan pesonanya. Negara ini selalu masuk dalam daftar destinasi wisata paling populer di dunia berkat perpaduan budaya yang kaya, kuliner lezat, hingga harmonisasi modernitas dan tradisi.

Dari gemerlap Tokyo yang tak pernah tidur hingga ketenangan desa-desa tradisionalnya, Jepang menawarkan pengalaman berbeda di setiap sudut.

Mengutip The Economic Times, Kamis (6/11/2025), para pakar perjalanan memaparkan momen terbaik untuk mengunjungi Jepang, lengkap dengan kondisi musim dan aktivitas yang bisa dinikmati.

Menjelang Musim Dingin: Pemandangan Jernih & Onsen yang Menghangatkan

Menjelang musim dingin hingga setelah libur tahun baru merupakan salah satu waktu favorit wisatawan untuk datang.

Setelah perayaan Tahun Baru selesai, tempat-tempat wisata cenderung lebih sepi.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Cuaca yang cerah membuat pemandangan Gunung Fuji terlihat lebih jelas, sehingga menjadi momen ideal untuk fotografi.

Musim dingin juga identik dengan onsen, pemandian air panas khas Jepang.

Banyak traveler memanfaatkan waktu ini untuk relaksasi sambil menikmati suasana pegunungan yang tenang.

Hindari Musim Semi Jika Ingin Suasana Lebih Sepi

Musim semi menjadi ikon wisata Jepang berkat mekarnya bunga sakura yang menakjubkan.

Namun, justru karena keindahan itu, periode ini juga menjadi musim paling padat dan mahal.

Pakar perjalanan Alys Colayera menegaskan bahwa meski sakura menawarkan pemandangan yang indah, keramaian wisatawan bisa sangat mengganggu kenyamanan.

“Musim bunga sakura memang indah dan menakjubkan, tetapi sangat ramai dengan orang-orang mengingat popularitas dan permintaannya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Musim Gugur: Alternatif Tenang dengan Pemandangan yang Tak Kalah Cantik

Jika ingin suasana lebih damai, musim gugur adalah pilihan terbaik.

Dedaunan yang berubah warna menjadi merah, oranye, dan keemasan memberikan lanskap menakjubkan yang tidak kalah indah dibandingkan sakura.

Selain itu, suhu udara lebih nyaman dan destinasi tidak terlalu padat.

Musim Panas: Ramai Festival Tradisional

Meski cuacanya panas dan lembap, musim panas justru menjadi musim paling meriah di Jepang. Banyak kota menggelar festival tradisional, seperti:

•Gion Matsuri di Kyoto

•Aomori Nebuta Festival

•Tenjin Matsuri di Osaka

Wisatawan bisa menikmati pertunjukan tarian, parade, makanan khas festival, serta kembang api spektakuler.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================