
BOGORTODAY.COM – Tanah setinggi sepuluh meter dilokasi proyek pembangunan Jembatan Ciparigi, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mengalami longsor.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan Jembatan Cigudeg, Boby Wahyudi membenarkan insiden tersebut dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
“Longsor itu dibagian dingding turun lagi, memangkan kondisinya belum ditutup, lumpur terus ada di pipa masyarakat itu, katanya bocor pipanya,” ujarnya, Selasa (02/12/25).
Menurutnya, insiden tersebut terjadi akibat adanya rembesan air dari pipa air milik salah satu warga sekitar, sehingga air masuk ke tanah dang mengakibatkan longsor.
“Jasi airnya rembes kesitu jadi tanahnya turun gitu sementara sih seperti itu, kemarin saya tanya begitu ke pelaksana,” katanya.
Guna menghindari terjadi longsor susulan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) selaku pemilik lahan untuk dilakukan pembangunan terasering.
“Sekarang lagi dimitigasi nih sama kosultannya yang mau benahi lagi terus saya udah koordinasi dengan Taman Nasional juga itu mau diterasering lagi,” bebernya.
Ia menjelaskan bahwa akibat peristiwa tersebut tebing setinggi sepuluh meter mengalami longsor.
“Saya kemarin ditanya pelaksananya di lapangan longsoran lebih dari 10 sampa 8 meter” jelasnya.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya meminta pelaksana pekerjaan dan konsultan pengawas untuk segara dilasanakan penanganan di titik longsor.
“Mau di rekayasa lagi, pokoknya nanti saya udah minta ke konsultan pengawas itu untuk melakukan rekayasa seperti apa nanti untuk penangannya,” tandasnya.
Bagi HalamanEditor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















