BOGORTODAY.COM – Sebanyak lebih dari 110 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bogor mengundurkan diri setelah rumah mereka dipasangi identitas sebagai penerima bansos.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’ruf mengatakan, pemasangan identitas tersebut merupakan upaya mencegah penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.
“Salah satu dampak dari kita memasang identitas, ratusan KPM pada akhirnya mengundurkan diri, tidak mau menerima bansos lagi. Di atas 110 dampak dari pemasangan identitas penerima bansos,” kata Farid, Kamis (4/12/2025).
Farid menyebut, pemasangan identitas penerima bansos merupakan skema baru yang diterapkan Pemkab Bogor untuk membangun kesadaran masyarakat.
“Skema baru juga untuk mengantisipasi bantuan ini tidak tepat sasaran. Ya seharusnya yang mampu malu lah nerima bantuan begitu,” jelasnya.
Ia menambahkan, skema baru tersebut baru diterapkan sejak dua minggu lalu dan masih bersifat sampling. Rencananya, gerakan ini akan dilakukan secara masif pada 2026.
“Ini baru dua minggu lalu, ini juga baru sampling kan, nanti gerakan masif insya Allah di tahun depan,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















