Gubernur Aceh Mualem Sebut Banjir dan Longsor Seperti “Tsunami Kedua”

BOGORTODAY.COM Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir dan longsor di kawasan timur dan tengah Aceh.

Dalam kunjungannya pada Jumat (5/12/2025), Mualem menyebut bencana ini sebagai kejadian besar yang dampaknya mengingatkannya pada tragedi tsunami Aceh 21 tahun silam.

“Saya pribadi melihat banjir dan longsor ini adalah tsunami kedua,” ujar Mualem saat berada di lokasi bencana.

18 Kabupaten/Kota Terdampak, Sejumlah Daerah Mengalami Kerusakan Parah

Menurut Mualem, banjir yang terjadi kali ini menerjang 18 kabupaten/kota di Aceh.

Beberapa daerah mengalami kerusakan paling parah, terutama:

•Aceh Tamiang

•Aceh Timur

•Aceh Utara

•Bireuen

•Bener Meriah

•Aceh Tengah

Dengan cakupan wilayah yang luas, bencana ini menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman, fasilitas umum, hingga infrastruktur dasar.

Mualem: Warga Diminta Tabah dan Tetap Waspada

BACA JUGA :  Meriahkan KaBogor Fest, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

Melihat kondisi yang memilukan di lapangan, Mualem tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tabah menghadapi musibah ini.

“Kita sedih dan pilu melihat kondisi ini. Kita harap rakyat Aceh tabah menghadapi cobaan banjir dan longsor,” tuturnya.

Selain meminta masyarakat tetap waspada, Mualem menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, relawan, serta aparat untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan darurat.

Salurkan 30 Ton Bantuan Sembako untuk Aceh Tamiang

Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang—salah satu daerah yang paling terpukul—Mualem menyalurkan 30 ton bantuan sembako. Bantuan ini merupakan sumbangan warga Medan, Sumatera Utara, sebagai bentuk solidaritas untuk masyarakat Aceh.

Paket sembako tersebut berisi:

•Air mineral

•Beras

•Mi instan

•Biskuit

•Telur

•Obat-obatan dasar

Namun, menurut Mualem, kebutuhan air bersih dan gas elpiji masih menjadi kendala utama di lapangan.

BACA JUGA :  Satpam Kebun Sawit Selamatkan Nyawa Pemilik Rumah dari Kobaran Api

“Alhamdulillah, hari ini kita penuhi kebutuhan sembako. Kita masih kewalahan soal air bersih dan tabung elpiji. Dalam beberapa hari ke depan akan menyusul dan kita benahi lokasi-lokasi yang terdampak,” jelasnya.

Upaya Lanjutan Pemerintah: Fokus pada Air Bersih dan Pemulihan Lokasi

Pemerintah Aceh berencana menambah pasokan air bersih serta kebutuhan logistik lainnya beberapa hari ke depan. Selain itu, pembenahan lokasi-lokasi terdampak akan menjadi prioritas untuk memudahkan akses bantuan dan mempercepat pemulihan.

Bencana banjir dan longsor kali ini menandai salah satu kejadian paling serius dalam beberapa tahun terakhir di Aceh, sehingga kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan.

Semoga masyarakat Aceh diberikan kekuatan untuk melalui masa sulit ini dan situasi segera kembali normal.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================