25.000 Peserta dari 25 Provinsi Ikuti Festival Kasidah di Kabupaten Bogor

BOGORTODAY.COM – 25.000 peserta dari 25 provinsi di Indonesia memadati Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk mengikuti Festival Kasidah Lasqi Fest Nusantara 2025. Festival yang digelar selama tiga hari, mulai Jumat (5/12/2025) hingga Minggu (7/12/2025), ini menjadi ajang pertemuan pegiat seni kasidah dari berbagai daerah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, keberhasilan mengumpulkan peserta dari 25 provinsi menunjukkan antusiasme tinggi terhadap seni kasidah. Pembukaan festival kasidah tersebut juga menjadi momen untuk mengirimkan doa bagi masyarakat Aceh dan Sumatra yang sedang menghadapi musibah.

“Ini bukan hanya sekadar festival, bukan hanya sekadar kejuaraan, tetapi kita juga mengirimkan doa untuk saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Aceh dan Sumatra,” katanya, Sabtu (6/12/2025).

BACA JUGA :  Suka Memajang Banyak Barang di Rumah? Ini Gambaran Kepribadian yang Mungkin Dimiliki

Rudy mengapresiasi pencapaian Lasqi Nusantara Fest yang berhasil meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menghadirkan 3.000 penyanyi dan penabuh terbanyak se-Indonesia. Ia menyatakan, pada 2026 mendatang, Kabupaten Bogor bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lasqi Nusantara Jaya berencana menggelar kejuaraan kasidah internasional.

Ia berharap kasidah dapat dijadikan warisan budaya murni Indonesia untuk generasi mendatang. Pasalnya, saat ini kasidah telah mendapatkan rekomendasi sebagai warisan budaya tak benda dari Kementerian Kebudayaan.

“Mudah-mudahan ini menjadi satu warisan yang bisa kita wariskan untuk anak cucu kita bahwa kasidah merupakan budaya murni yang lahir di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap, Kenaikan Hanya Berlaku untuk Produk Non-Subsidi

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lasqi Nusantara Jaya Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar-Rasyid mengatakan, festival yang kental nuansa spiritual ini dapat membangkitkan semangat religius masyarakat.

“Sesuai dengan namanya, Kabupaten Bogor itu tegar beriman. Kabupaten Bogor juga memiliki pondok pesantren terbanyak,” jelasnya.

Lukman menambahkan, Kabupaten Bogor harus menjadi tempat berkembangnya seni dan budaya lokal untuk menciptakan keharmonisan.

“Untuk itu kita membangun, harus ada keseimbangan. Kabupaten Bogor harus menjadi tempat tumbuh kembangnya semua budaya dan semua seni, karena dari kebersamaan itu akan lahir keharmonisan kita,” tutupnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================