
Kemudian pada ayat berikutnya, Allah memberikan penghargaan tinggi bagi hamba yang bersabar dan memilih memaafkan, meski tetap diperbolehkan bagi orang terzalimi untuk meminta keadilan.
“Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syura: 43)
Ayat tersebut menunjukkan keseimbangan Islam: memperbolehkan pembelaan diri, namun meninggikan derajat mereka yang mampu memaafkan dengan tulus.
Doa-doa yang Bisa Dibaca Orang yang Terzalimi
Kesedihan orang yang teraniaya dapat berubah menjadi kekuatan doa yang mustajab. Beberapa doa yang diajarkan Al-Qur’an dapat diamalkan oleh orang yang mengalami ketidakadilan, di antaranya:
- Memohon keselamatan dari kezaliman
- Al-Qasas ayat 21
رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” - Memohon perlindungan dan pertolongan Allah
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah sebaik-baik Pelindung.”
- Memohon agar dijauhkan dari sifat zolim
- Al-Mu’minun ayat 94
رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيْ فِى الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim.”
Selain berdoa untuk keselamatan dari kezaliman, seorang Muslim juga dianjurkan untuk berusaha agar tidak menjadi penyebab kezaliman kepada orang lain.
Menolong yang Dizalimi dan Menghentikan yang Berbuat Zalim
Rasulullah SAW memberikan prinsip yang sangat adil dan mulia dalam menyikapi kezaliman:
“Tolonglah saudaramu yang zalim dan yang dizalimi.”
Ketika para sahabat bertanya bagaimana menolong orang yang zalim, Rasul bersabda:
“Mencegahnya dari kezaliman, karena itu adalah pertolongan untuknya.”
Hadis ini menegaskan bahwa dalam Islam, keadilan berlaku untuk semua pihak. Menolong orang terzalimi adalah wajib, tetapi mencegah pelaku dari tindakan zalim juga termasuk bentuk pertolongan.
Islam memuliakan orang yang terzalimi dan memberikan jaminan bahwa doa mereka didengar tanpa penghalang. Al-Qur’an dan hadis memberikan rambu-rambu agar umat Islam menghindari kezaliman, membela yang lemah, dan menjaga keadilan sebagai nilai pokok kehidupan.
Kezaliman adalah penyakit sosial yang merusak peradaban, tetapi doa orang yang teraniaya adalah senjata yang kuat dan mustajab. Maka, siapa pun yang mengalami ketidakadilan hendaknya bersabar, berdoa, dan bertawakal, karena keadilan Allah tidak pernah luput dari satu pun kejadian di muka bumi ini.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















