
“Menjaga kesehatan fisik, mental, dan ritme latihan merupakan tantangan tersulit,” ungkap Rash.
Ia juga menyampaikan apreasi kepada Ketua Divisi International Class & Training, Angga Friyanto, serta Favian Ahza, mahasiswa UNIKOM yang sebelumnya menjuarai WorldSkills Competition 2024 tingkat dunia. Keduanya terlibat langsung mendampingi Rash selama persiapan menjelang kompetisi.
Rash kemudian memberi pesan kepada para mahasiswa dan generasi muda Indonesia:
“Terus gali potensi diri, berlatih secara konsisten, dan jadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.”
Setelah meraih prestasi di Taipei, Rash kini mempersiapkan diri menuju panggung yang lebih besar, yaitu WorldSkills International 2026 di Shanghai yang diprediksi memiliki tingkat kesulitan dan persaingan lebih tinggi.
Keberhasilan Rash Asyari Amyris Thalib menjadi kebanggaan tidak hanya bagi UNIKOM, tetapi juga bagi Indonesia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa talenta muda bangsa mampu bersaing dan bersinar di panggung internasional melalui inovasi, ketekunan, dan kualitas keahlian berstandar global.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















