
Mauro Zijlstra: Terisolasi dan Kehilangan Bola
Di lini depan, Mauro Zijlstra dipercaya menjadi ujung tombak. Sayangnya, penyerang muda Volendam itu kesulitan tampil menonjol. Minimnya suplai bola membuatnya kerap terisolasi, sementara duel fisik dengan bek Filipina juga jarang dimenanginya.
Selain kurang mendapatkan ruang, Mauro tampak kesulitan menjadi penjaga bola progresi, kerap kehilangan bola ketika mencoba menahan tekanan lawan.
Rahmat Arjuna: Masuk sebagai Pengganti, Dampaknya Minim
Masuk pada awal babak kedua menggantikan Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna diharapkan memberi warna baru di lini depan. Namun, winger Bali United itu justru tampil kurang menggigit.
Berbanding terbalik dengan Toni Firmansyah yang langsung memberi perubahan, Arjuna belum mampu menciptakan peluang berarti. Ia sempat mendapatkan satu peluang emas, tetapi gagal menuntaskannya. Selebihnya, kontribusinya minim dan belum menunjukkan performa terbaik.
Meskipun hasil ini mengecewakan, perjalanan Indonesia di fase grup masih panjang. Garuda Muda masih memiliki kesempatan memperbaiki performa dan bangkit di laga berikutnya.
(MG6)
Editor : Alif Luqman
Sumber : bola.net
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















