Minim Kreasi, Beberapa Penggawa Garuda Muda Belum Penuhi Ekspektasi Usai Kalah dari Filipina

Mauro Zijlstra: Terisolasi dan Kehilangan Bola

Di lini depan, Mauro Zijlstra dipercaya menjadi ujung tombak. Sayangnya, penyerang muda Volendam itu kesulitan tampil menonjol. Minimnya suplai bola membuatnya kerap terisolasi, sementara duel fisik dengan bek Filipina juga jarang dimenanginya.

Selain kurang mendapatkan ruang, Mauro tampak kesulitan menjadi penjaga bola progresi, kerap kehilangan bola ketika mencoba menahan tekanan lawan.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Rahmat Arjuna: Masuk sebagai Pengganti, Dampaknya Minim

Masuk pada awal babak kedua menggantikan Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna diharapkan memberi warna baru di lini depan. Namun, winger Bali United itu justru tampil kurang menggigit.

Berbanding terbalik dengan Toni Firmansyah yang langsung memberi perubahan, Arjuna belum mampu menciptakan peluang berarti. Ia sempat mendapatkan satu peluang emas, tetapi gagal menuntaskannya. Selebihnya, kontribusinya minim dan belum menunjukkan performa terbaik.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Meskipun hasil ini mengecewakan, perjalanan Indonesia di fase grup masih panjang. Garuda Muda masih memiliki kesempatan memperbaiki performa dan bangkit di laga berikutnya.

(MG6)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Alif Luqman

Sumber : bola.net

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================