PWI Kota Bogor Ajak Publik Menilai Kinerja Pemerintah Lewat Dialog Akhir Tahun 2025

BOGORTODAY.COM – Menutup dinamika pembangunan sepanjang 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar Refleksi Dialog Interaktif Akhir Tahun 2025 sebagai ruang evaluasi terbuka bagi pemerintah daerah, DPRD, dan insan pers. Forum tersebut menghadirkan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim serta Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, sebagai narasumber utama.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat fungsi kontrol publik melalui dialog langsung, evaluasi capaian, serta penyampaian aspirasi dari berbagai kalangan.

“Tahun 2025 penuh dinamika bagi Kota Bogor. Forum ini menjadi momentum untuk menilai kembali proses pembangunan dan tata kelola pemerintahan secara terbuka,” ujar Herman.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Aldo, sapaan akrab Herman, menegaskan bahwa keterlibatan media sangat penting untuk memastikan transparansi penyelenggaraan pembangunan.

Acara tersebut menjadi kesempatan bagi Wali Kota Dedie Rachim dan Ketua DPRD Adityawarman Adil untuk memaparkan capaian pembangunan, tantangan yang masih dihadapi, hingga arah kebijakan kota pada tahun mendatang.

Selain penyampaian materi, panitia menyediakan sesi tanya jawab yang memungkinkan wartawan serta tamu undangan menggali lebih jauh evaluasi pembangunan Kota Bogor sepanjang 2025.

Ketua Pelaksana, Dede Supriadi, menjelaskan bahwa tema “Kota Bogor Bisa Apa?” dipilih sebagai pemantik diskusi kritis untuk menilai kapasitas dan kesiapan Kota Bogor menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Kegiatan digelar pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 09.00 WIB di Kantor PWI Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Suryo, Tanah Sareal, dan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, wartawan berbagai media, serta sejumlah undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, PWI Kota Bogor menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, stakeholder kota, dan insan pers guna mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta mendorong partisipasi publik yang lebih luas dalam pembangunan kota.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================