
Dadang menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan tiga skenario utama untuk mengatasi kemacetan. Pertama, penerapan sistem ganjil-genap yang akan membatasi kendaraan berdasarkan nomor pelat. Kedua, pemberlakuan sistem satu arah atau one way pada jalur-jalur tertentu untuk memperlancar arus kendaraan.
Skenario ketiga melibatkan rekayasa teknis lapangan yang bersifat situasional.
“Bila mana terjadi stuck, kita bikin cone. Kita siapkan cone dengan barrier. Yang dari Gadog naik ke Pasir Muncang, kita blok di situ, di tengah,” jelasnya.
Meski telah menyiapkan berbagai skenario, Dadang menegaskan bahwa implementasinya akan dilakukan secara tentatif, menyesuaikan kondisi riil di lapangan. Rapat koordinasi final dijadwalkan menjelang 24 Desember untuk memastikan seluruh persiapan matang.
“Pastikan. Kita Rapat Koordinasi dulu. Kira-kira tanggal 24 kita sudah siap. Sudah siap kita tempur,” tegasnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















