Memajukan Pendidikan di Kota Bogor, Dedie Rachim Ungkap Strategi Pemerataan Sekolah dan Subsidi Biaya Pendidikan

Pada tahun 2025 ini, Pemkot Bogor juga melakukan merger di 23 sekolah sebagai langkah menangani permasalahan kekurangan guru. Sebab jumlah guru yang pensiun tidak sebanding dengan kebutuhan, sementara pengangkatan guru menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Jadi program merger mau tidak mau tetap kita laksanakan ke depan, sambil terus kita petakan dan hitung kembali rasio jumlah SD dan SMP negeri di bawah kewenangan Pemkot Bogor,” ujarnya.

Sebab, lanjut Dedie Rachim, untuk mendorong lama rata-rata sekolah di Kota Bogor dari yang saat ini 11 tahun menjadi 12 tahun, diperlukan pemetaan menyeluruh.

BACA JUGA :  Resep Ayam Goreng Mentega Ala Restoran Chinese Food, Gurih Manis dan Bikin Nagih

“Ditambah lagi, tahun depan Insyaallah kita juga akan memberikan subsidi kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu agar bisa bersekolah, tidak harus di negeri tetapi bisa di swasta, nanti akan dibantu oleh APBD Kota Bogor,” katanya.

Hal ini juga merupakan wujud realisasi Bogor Cerdas dalam mengimplementasikan program prioritas berupa subsidi biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu, memastikan setiap siswa mendapatkan ijazah setelah lulus, serta memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

BACA JUGA :  Unggul Medali Perak, Kontingen Pencak Silat Kota Bogor Sabet Juara Umum Popwilda I Jabar 2026

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan bahwa penambahan sekolah baru di Kota Bogor diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di kota ini.

Tahun depan, kata Jenal Mutaqin, Pemkot Bogor juga berencana menambah dua SMA negeri melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kita di Pemkot Bogor hanya berkewajiban mencari lahannya saja. Ikhtiar itu terus kita lakukan untuk memajukan pendidikan di Kota Bogor,” ucapnya.*

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================