Benarkah Telur Memperparah Bisul? Ini Penjelasan Medisnya

Bisul
Benarkah Telur Memperparah Bisul? Ini Penjelasan Medisnya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Saat sedang mengalami bisul, banyak orang menjadi khawatir terhadap makanan yang dikonsumsi karena dianggap bisa memperparah peradangan.

Salah satu makanan yang kerap dituding sebagai penyebab bisul adalah telur. Namun, benarkah makan telur dapat memicu atau memperburuk kondisi bisul?

Mengutip Very Well Health, bisul atau furunkel merupakan benjolan berisi nanah yang muncul akibat infeksi bakteri pada folikel rambut. Meski tampak seperti jerawat berukuran besar, bisul umumnya berada lebih dalam, terasa nyeri, dan dapat disertai pembengkakan.

Di masyarakat masih berkembang anggapan bahwa bisul muncul karena konsumsi telur. Padahal, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Lantas, apakah aman mengonsumsi telur saat sedang bisulan?

Penyebab Utama Bisul

Menukil How Stuff Works, bisul disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang menyerang folikel rambut. Bakteri ini mudah masuk ke dalam kulit ketika folikel rambut mengalami iritasi, tersumbat, atau terluka, misalnya akibat gesekan pakaian, luka kecil, atau penggunaan produk yang menyumbat pori-pori.

Sekitar 10–20 persen orang sehat sebenarnya membawa bakteri Staphylococcus aureus di kulitnya, terutama di area hidung, ketiak, selangkangan, dan lipatan bokong. Bakteri ini dapat berpindah ke bagian tubuh lain melalui sentuhan tangan atau kuku.

BACA JUGA :  Buah dan Sayuran Terbaik untuk Penderita GERD, Aman dan Ramah Lambung

Menurut Everyday Health, makanan, termasuk telur, tidak secara langsung menyebabkan bisul. Namun, pada kondisi tertentu, makanan dapat berperan secara tidak langsung dalam meningkatkan risiko infeksi kulit.

Kapan Telur Bisa Berpengaruh?

Pada orang yang memiliki alergi telur, konsumsi telur dapat memicu gangguan kulit seperti eksim. Eksim menyebabkan skin barrier melemah, sehingga bakteri Staphylococcus aureus lebih mudah menembus kulit dan memicu bisul.

Rasa gatal akibat eksim juga membuat penderita sering menggaruk kulit. Kebiasaan ini dapat menimbulkan luka kecil yang memperbesar risiko infeksi.

Selain itu, penderita diabetes juga lebih rentan mengalami bisul. Kadar gula darah yang tidak stabil serta sistem imun yang menurun membuat tubuh lebih mudah terinfeksi bakteri. Dalam kondisi ini, pola makan sehat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta ASN Baru Prioritaskan Pelayanan Publik

Disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks, makanan tinggi serat, dan lemak sehat guna membantu menstabilkan gula darah dan menurunkan risiko infeksi kulit.

Jadi, Bolehkah Makan Telur Saat Bisulan?

Jawabannya adalah boleh. Selama Anda tidak memiliki alergi telur atau kondisi medis tertentu yang membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi, mengonsumsi telur saat bisulan tidak masalah.

Anggapan bahwa telur memicu bisul umumnya berkaitan dengan reaksi alergi, bukan karena telur secara langsung menyebabkan infeksi bakteri. Telur juga tidak memperparah peradangan. Bahkan, sebagai sumber protein berkualitas tinggi, telur justru dapat membantu proses pemulihan jaringan tubuh.

Namun, jika setelah mengonsumsi telur Anda merasakan gatal, ruam, atau reaksi alergi lain, sebaiknya hentikan konsumsi sementara dan konsultasikan dengan dokter.

Memahami penyebab bisul dengan tepat akan membantu Anda menentukan makanan yang aman serta langkah perawatan yang benar. Selain menjaga asupan nutrisi, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kulit agar bisul lebih cepat mereda dan tidak mudah kambuh.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================