JANGAN MUDAH APA-APA MASUK KURIKULUM, TANGGAPAN BAHASA PORTUGIS MASUK KURIKULUM

Kurikulum
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh: Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

JANGAN mudah, apa-apa masuk kurikulum, ini tanggapan penulis atas usulan agar bahasa Portugis masuk kurikulum.

Bahasa Portugis direncanakan masuk kurikulum sekolah di Indonesia sebagai mata pelajaran pilihan/asing, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hubungan dengan Brasil, namun implementasinya masih dikaji terkait kesiapan guru dan infrastruktur, dengan kemungkinan dimulai sebagai muatan pilihan atau ekstrakurikuler sambil menunggu petunjuk teknis dari pusat, seperti yang disampaikan oleh Mendikdasmen.

Alasan mengapa bahasa Portugis mau diusulkan masuk kurikulum adalah  bertujuan mempererat hubungan strategis dan kerja sama antara Indonesia dan Brasil.

Bahasa Portugis dianggap memiliki nilai strategis sebagai bahasa pengantar internasional dan karena adanya kedekatan historis dan budaya dengan beberapa wilayah Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA JUGA :  4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

Menurut penulis tidak semudah itu untuk memasukkan bahasa Portugis masuk kurikulum, ya pendidikan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan kita. Atau pendidikan itu tidak semudah seperti orang menjual pisang goreng.

Harus dikaji dulu secara mendalam dan komprehensif, apakah sudah tersedia gurunya, dosennya dan lain-lain. Dan ternyata sampai saat ini, belum ada jurusan bahasa Portugis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), kan gak lucu bro.

Lebih baik pemerintahkan lebih fokus untuk meningkatkan mutu pembelajaran mata pelajaran bahasa asing yang sudah ada di Indonesia, baik yang ada di PTN, PTS dan SMA/SMK. Jurusan dan mata pelajaran bahasa asing yang sudah ada di Indonesia adalah: bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Jerman, bahasa Jepang, bahasa Rusia, bahasa Perancis, bahasa Cina/Mandarin, bahasa Korea dan bahasa Belanda.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Bahasa asing ini sudah familiar dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia, terutama bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, bahasa Arab untuk kaum muslim, bahasa Cina untuk etnis Cina yang ada di Indonesia, apalagi Cina sekarang menjadi negara maju, bahasa Jepang, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Rusia, bahasa Korea dan bahasa Belanda ini adalah negara-negara maju, sehingga sangat bermanfaat bagi Indonesia untuk mempelajarinya bahasanya dan teknologinya.

Jika Indonesia ingin memperkuat hubungan dengan Brazil lebih pas lewat sepak bola bro, ini lebih mengena, karena Brazil sebagai negara yang maju sepak bolanya, sementara Indonesia sepak bolanya belum maju serta rakyatnya paling gila dengan sepak bola. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================