Waspada! Ini 5 Makanan Sisa yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Kembali

Makanan Sisa
Waspada! Ini 5 Makanan Sisa yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Kembali. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Mengonsumsi makanan sisa atau makanan bekas kemarin kerap menjadi pilihan banyak orang. Alasannya beragam, mulai dari menghemat waktu dan biaya, hingga keinginan mengurangi pemborosan makanan.

Meski terlihat masih layak santap dan rasanya tidak berubah, tidak semua makanan sisa aman untuk dikonsumsi kembali.

Faktanya, beberapa jenis makanan sisa justru memiliki risiko bahaya yang cukup besar jika dimakan ulang. Bahkan, risikonya disebut-sebut lebih tinggi dibandingkan mengonsumsi ayam mentah.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang sebaiknya dihindari ketika sudah disimpan semalaman atau lebih.

BACA JUGA :  Jangan Asal Taruh! Ini Posisi Terbaik Menempatkan Kulkas di Dapur Agar Hemat Energi dan Praktis

Berikut lima makanan sisa yang sebaiknya tidak dikonsumsi kembali karena berisiko menimbulkan gangguan kesehatan:

1. Nasi sisa

Nasi sisa menjadi salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi ulang. Namun, nasi yang telah dimasak dan dibiarkan terlalu lama berisiko terkontaminasi bakteri Bacillus cereus.

Bakteri ini membentuk spora yang tahan panas, sehingga proses pemanasan ulang tidak selalu mampu membunuhnya. Jika nasi sisa dikonsumsi, bakteri tersebut dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, dan diare.

2. Pasta sisa

Pasta sisa memiliki risiko yang hampir sama dengan nasi. Olahan biji-bijian seperti pasta juga rentan terkontaminasi Bacillus cereus, terutama jika dibiarkan di suhu ruang terlalu lama sebelum disimpan di kulkas.

BACA JUGA :  Polres Bogor Pastikan Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing Tetap Berlanjut

Kasus serius pernah terjadi ketika seorang pria berusia 20 tahun meninggal dunia setelah mengonsumsi spaghetti dengan saus tomat yang telah dimasak lima hari sebelumnya dan disimpan di dapur pada suhu ruang.

Setelah dikonsumsi, ia mengalami sakit kepala, sakit perut, mual, dan muntah. Hasil pemeriksaan menunjukkan pasta tersebut mengandung Bacillus cereus dalam jumlah besar.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================