
Stres berkepanjangan diketahui dapat menghambat fungsi reproduksi, sehingga kehamilan menjadi lebih sulit dicapai, meskipun asupan nutrisi telah diperbaiki.
- Konsumsi Alkohol Berlebihan
Alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menurunkan kualitas sperma. Pria yang mengonsumsi sekitar 25 gelas minuman beralkohol atau lebih dalam seminggu berisiko mengalami gangguan kesuburan.
Semakin tinggi konsumsi alkohol, semakin besar pula dampaknya terhadap jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.
- Menyimpan Ponsel di Saku Celana
Kebiasaan menyimpan ponsel di saku celana dekat area reproduksi ternyata berpotensi mengganggu kesuburan. Paparan radiasi dari ponsel dapat menurunkan motilitas sperma.
Selain itu, panas yang dihasilkan ponsel dapat meningkatkan suhu di area selangkangan, padahal produksi sperma yang optimal membutuhkan suhu yang lebih rendah dari suhu tubuh.
- Terlalu Sering Mengonsumsi Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, nugget, dan daging asap dikaitkan dengan penurunan kesuburan pria. Konsumsi berlebihan dapat memengaruhi produksi hormon testosteron.
Sebagai alternatif, pria disarankan memperbanyak konsumsi ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung kesehatan sperma dan meningkatkan peluang kehamilan.
Bagi pria yang sedang merencanakan keturunan, memperbaiki gaya hidup menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Menghindari kebiasaan buruk, diimbangi pola makan sehat, olahraga teratur, serta pengelolaan stres yang baik dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dan memaksimalkan peluang kehamilan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















