Jangan Abaikan, Ini Daftar Vaksin yang Perlu Dipersiapkan Sebelum ke Luar Negeri

BOGORTODAY.COM – Sebelum bepergian ke luar negeri, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari dokumen perjalanan hingga kondisi kesehatan.

Salah satu aspek penting yang kerap diabaikan adalah vaksinasi pra-perjalanan. Padahal, beberapa vaksin diperlukan sebelum terbang ke luar negeri, baik sebagai persyaratan masuk suatu negara maupun sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit menular.

Vaksinasi menjadi penting karena wisatawan berpotensi tinggal lebih lama di negara tujuan, bepergian ke wilayah pedesaan, mengonsumsi makanan atau minuman lokal, hingga melakukan kontak dekat dengan penduduk setempat. Risiko paparan penyakit pun meningkat.

Penyakit menular bisa ditemukan di mana saja. Beberapa negara memiliki risiko penularan lebih tinggi akibat faktor iklim tropis, kualitas air dan sanitasi yang kurang baik, hingga keberadaan serangga atau hewan pembawa penyakit. Oleh karena itu, perlindungan sejak dini melalui vaksin sangat dianjurkan.

Berikut sejumlah vaksin yang umumnya direkomendasikan sebelum bepergian ke luar negeri, seperti dilansir dari Independent.

  1. Vaksin Campak

Campak merupakan penyakit virus yang sangat mudah menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Penularannya bisa terjadi dengan cepat di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, bandara, hingga pesawat.

BACA JUGA :  Tips Aman Traveling Saat Hamil, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Calon Ibu

Penyakit ini masih mewabah di berbagai negara, termasuk Australia, dengan bayi dan anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Untuk perlindungan optimal, pastikan telah menerima dua dosis vaksin campak.

  1. Vaksin Flu

Influenza masih menjadi salah satu penyebab infeksi paling umum di dunia. Vaksin flu dapat membantu mencegah penyakit ini, terutama saat bepergian ke negara dengan musim dingin atau kepadatan wisatawan tinggi. Perlindungan dari vaksin influenza biasanya bertahan selama tiga hingga empat bulan.

  1. Vaksin Hepatitis A

Hepatitis A adalah infeksi virus pada hati yang menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi, atau dari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Vaksin hepatitis A dapat diberikan sejak usia satu tahun sebanyak dua dosis dengan jarak minimal enam bulan. Vaksin ini memberikan perlindungan jangka panjang, bahkan seumur hidup.

  1. Vaksin Tifoid

Tifoid atau tipes disebabkan oleh bakteri dan ditandai dengan demam tinggi serta gangguan pencernaan. Dalam kasus tertentu, tifoid dapat memicu komplikasi serius seperti peradangan otak.

BACA JUGA :  Mitos dan Fakta Seputar Penyakit Liver, Benarkah Penderita Harus Banyak Minum yang Manis?

Penularannya paling sering terjadi di wilayah Asia dan Afrika melalui makanan dan air yang tidak higienis. Vaksin tifoid tersedia dalam bentuk suntikan untuk anak usia dua tahun ke atas dan vaksin oral untuk usia enam tahun ke atas.

  1. Vaksin Rabies

Rabies adalah penyakit mematikan yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan, terutama anjing. Namun, virus ini juga dapat dibawa oleh hewan lain seperti kucing, monyet, dan kelelawar.

Vaksin rabies pra-perjalanan sangat dianjurkan bagi wisatawan yang berencana beraktivitas di alam terbuka atau daerah dengan risiko tinggi paparan hewan.

Selain mendapatkan vaksin-vaksin tersebut, calon pelancong disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum berangkat.

Sampaikan negara tujuan serta rencana kegiatan selama perjalanan agar dokter dapat memberikan rekomendasi vaksin yang sesuai dan memastikan kondisi tubuh tetap prima selama liburan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================