
“Sebab seorang ayah memiliki peran penting dalam keluarga agar tidak terjadi fatherless. Kehadiran ayah sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang seorang siswa,” ucapnya.
Untuk diketahui, Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah merupakan bagian dari program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak serta mengatasi fenomena fatherless atau kurangnya kehadiran ayah di Indonesia.
Secara historis, pengambilan rapor lebih sering dilakukan oleh ibu. Oleh karena itu, inisiatif ini mendorong ayah hadir secara fisik untuk memberikan dukungan emosional dan menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan anak.
Adapun maksud dan tujuan gerakan ini adalah memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut, tercipta kedekatan emosional yang berdampak positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar.
Bagi ayah yang mengikuti gerakan ini, diberikan dispensasi keterlambatan kerja sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi atau kantor.
Kepala Sekolah SDN Polisi 4, Nurul Nur Hidayah, mengatakan bahwa selama ini, sebelum adanya surat edaran tersebut, pengambilan rapor cenderung dilakukan oleh para ibu.
Sejak diterbitkannya edaran tersebut, pihak sekolah gencar melakukan sosialisasi dan menyampaikan informasi kepada para orang tua.
“Kebetulan orang tua siswa SDN Polisi 4 sebagian ada yang bekerja jauh. Namun, ketika kami menyampaikan imbauan dari pusat dan Kota Bogor, Alhamdulillah para ayah menyempatkan hadir untuk pengambilan rapor. Tadi saya lihat di kelas-kelas banyak ayah yang hadir, yang biasanya pengambilan rapor dilakukan oleh ibu,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari kegiatan ini terlihat banyak siswa yang merasa senang dan bangga karena rapornya diambil langsung oleh ayahnya.
Termasuk Adylla, siswi kelas V, yang rapornya diambil langsung oleh Wali Kota Bogor, bersama istri, Yantie Rachim.
“Pak Wali tadi masuk ke kelas untuk mengambil rapor Adylla karena memang Adylla sudah tidak memiliki ayah. Beliau juga bertanya tentang kondisi Adylla dan lainnya. Adylla kelas V A dan merupakan anak yang berprestasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa surat edaran ini sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Ini sangat baik, karena banyak ayah yang pulang malam dan jarang bertemu anak. Ketika ayah hadir mengambil rapor, anak merasa bangga, apalagi didampingi ibunya,” tutupnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















