IKLAN SEKOLAH HARUS DIIKUTI DENGAN BRANDING SEKOLAH

SEKOLAH
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

JAMAN sekarang ini kita tidak bisa lepas dari iklan, semua bidang kehidupan butuh iklan, agar usaha kita baik barang atau jasa tetap eksis dan berkembang dengan pesat. Apalagi pada era digital ini, iklan ada di media sosial (medsos) dengan begitu gencarnya.

Di medsos ada iklan yang positif maupun iklan yang negatif, apa itu iklan negatif ? iklan negatif adalah iklan yang bersifat haram dan maksiat, seperti iklan judi online (judol), prostitusi online, penipuan dan lain-lain.

BACA JUGA :  Puasa Muharram 2026: Apakah Harus Dilakukan Berurutan? Simak Penjelasan, Niat, dan Jadwal Lengkapnya

Maksiat saja diiklankan dengan baik dan masif, apalagi sekolah harus juga diiklankan dengan  lebih baik dan kreatif lagi.

Pengertian dari iklan adalah pesan persuasif yang dikomunikasikan melalui media untuk membujuk, mendorong, atau memengaruhi publik agar tertarik dan membeli produk, jasa, atau gagasan yang ditawarkan, sering kali menampilkan keunggulan atau keuntungan dengan perpaduan kata, gambar, dan suara agar menarik perhatian dan memicu tindakan konsumen.

BACA JUGA :  Sakit Perut Sebelah Kiri: Penyebab yang Perlu Diketahui

Tapi ada kekurangan dari iklan, yaitu kadang iklan tidak jujur, direkayasa, dipoles sana-sini agar kelihatan lebih bagus dan keren.

Atau sering orang berkata dalam beriklan “Tidak ada kecap yang nomor dua, yang ada kecap ya nomor satu” kata-kata ini sudah sangat terkenal di masyarakat Indonesia.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================