
Ia mengingatkan, dengan hilangnya ribuan hektare hutan, Kabupaten Bogor berpotensi besar mengalami bencana ekologi seperti yang terjadi di Sumatera. Menurutnya, wilayah tersebut sudah tidak mampu menampung intensitas curah hujan tinggi yang pada akhirnya mengakibatkan bencana.
“Jangan sampai fenomena bencana ekologi yang terjadi di Sumatera terjadi juga di Bogor. Bukan hal mustahil,” katanya.
Yusfitriadi menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai menutup mata terhadap fenomena deforestasi. Ia juga mempertanyakan sikap para pegiat lingkungan yang masih bungkam melihat kondisi tersebut.
“Saya pikir tidak ada alasan kita tidak menyuarakan itu, karena itu menyangkut nasib kita dan keberlangsungan semua aktivitas umat manusia khususnya,” pungkasnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















