
“Karena ada yang lebih menakutkan dari rasa takut itu sendiri, yaitu penyesalan. Apa yang menghalangi lo untuk belajar apa yang lo suka?” kata Raditya.
Tak hanya soal keberanian personal, jurnalis dan pendiri Narasi, Najwa Shihab, turut menekankan pentingnya dampak sosial dari setiap aksi yang dilakukan generasi muda. Menurutnya, konsep passion in action harus memberikan manfaat yang lebih luas, bukan hanya untuk pengembangan diri.
“Passion in Action ini harus berdampak, bukan cuma untuk kalian sendiri. Eksperimen yang kalian lakukan hari-hari ini jangan hanya untuk potensi diri, tapi juga membangun empati sosial negeri ini,” ujar Najwa.
Dalam konteks bencana dan duka yang melanda Sumatera, Najwa juga mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya hadir saat krisis terjadi.
“Sekarang kita sering jadi pemadam kebakaran, jadi relawan bergerak. Tapi yang penting, apa yang bisa kita lakukan setelah ini,” tuturnya.
Sebagai informasi, Generasi Campus Roadshow sejak tahun lalu telah menjangkau lebih dari 15 ribu mahasiswa di empat kota besar. Pada edisi 2025, skala kegiatan diperluas dengan menyambangi Surabaya, Surakarta, Bogor, Makassar, Medan, hingga Bandung.
Chief of Networking Narasi, Dahlia Citra, menegaskan bahwa acara ini dirancang bukan sekadar sebagai forum motivasi, melainkan ruang untuk mendorong keberanian mencoba dan memahami proses secara nyata.
“Kami berharap peserta Generasi Campus 2025 bisa merasa lebih yakin untuk mulai mencoba apa pun passion mereka. Tergerak untuk mengambil langkah dan memahami susah senangnya berproses,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















