
Dedie Rachim menjelaskan bahwa yang dibutuhkan hanyalah edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah menggunakan teknologi baru yang berbeda dengan pengelolaan sampah sebelumnya.
Di lokasi yang sama, Perwakilan Tim Waste to Energy (WTE) Danantara, Fadli Rahman, menilai, bila dibandingkan daerah lainnya, minat terbesar dan kesiapan paling menonjol datang dari Kota Bogor.
“Terkait penanganan sampah, kami siap mendukung Bogor dalam memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya Kota Bogor,” kata Fadli Rahman yang hadir didampingi Project Director Maulana Muhammad, Head of Project Management Galih Nur Hidayat, dan Head of Stakeholders Management Aryo Prakoso.
Atas kerja keras dan keterbukaan persiapan yang disampaikan, Fadli menyampaikan apresiasi. Namun, ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu tahapan penjadwalan hingga 12 Januari 2026.
Pemenang proyek tersebut diperkirakan akan diumumkan pada akhir Januari 2026 setelah melalui proses evaluasi.
Turut mendampingi Dedie Rachim, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bogor, Hanafi; Kepala Inspektorat Kota Bogor, Irwan Riyanto; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denny Wismanto; Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi, serta perwakilan Dinas PUPR, Dinas Perumkim, dan perangkat daerah lainnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















