Sering Dikira Maag, Gejala Ringan Ini Bisa Jadi Tanda Kanker Lambung

Maag
Ilustrasi Nyeri Lambung. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Rasa perih di ulu hati, mual, hingga sensasi terbakar di dada kerap dianggap sepele. Banyak orang mengira keluhan tersebut hanya maag atau asam lambung akibat telat makan.

Padahal, di balik gejala yang tampak ringan, bisa saja tersembunyi penyakit serius seperti kanker lambung.

Dokter spesialis bedah onkologi di Eka Tjipta Widjaja Cancer Center (ETWCC), Eka Hospital Group, Sonar Soni Panigoro, menjelaskan kanker lambung memang dikenal memiliki gejala yang mirip dengan gangguan pencernaan umum.

Kondisi ini membuat penyakit tersebut sering luput terdeteksi sejak dini dan masih kerap disalahartikan di masyarakat.

“Masalahnya, kanker lambung itu gejalanya memang mirip sakit maag atau GERD. Jadi orang merasa ini hanya maag biasa, lalu menunda ke dokter,” ujar Sonar saat hadir dalam acara ETWCC bertema Pendekatan Terpadu dalam Onkologi di Jakarta beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Waspadai 5 Makanan Pemicu Tumbuhnya Sel Kanker

Pentingnya Skrining dan Waspada Gejala

Menurut Sonar, skrining kanker seharusnya dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum muncul gejala. Namun, untuk kanker yang letaknya di dalam tubuh seperti kanker lambung, deteksi dini memang tidak selalu mudah dilakukan.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa munculnya gejala sekecil apa pun sebaiknya tidak diabaikan. Jika keluhan mulai terasa, pemeriksaan ke dokter spesialis gastroenterologi menjadi langkah yang tepat. Dokter dapat melakukan endoskopi untuk melihat kondisi lambung secara langsung.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Perluas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

“Kalau sudah ada sedikit saja gejala, sebaiknya langsung periksa. Endoskopi bisa membantu melihat apakah ada kelainan di lambung,” jelasnya.

Sonar juga mengingatkan bahwa gangguan pencernaan yang tidak membaik setelah sekitar satu bulan patut dicurigai. Kewaspadaan perlu ditingkatkan jika keluhan disertai nyeri yang semakin berat, muntah berulang, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau adanya darah pada tinja.

“Gampangnya begini, apa pun gejalanya, kalau satu bulan tidak sembuh, langsung cek. Jangan ditunda,” tegasnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================