
BOGORTODAY.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mencatat 280 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah setempat sepanjang Januari hingga November 2025.
Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Ismambar Fadli mengatakan, data tersebut belum mencakup kejadian pada Desember yang masih dalam proses pendataan.
“Kejadian kebakaran sampai November ada 280 kejadian, belum sampai Desember karena masih belum selesai Desember ini,” kata Fadli, Sabtu (20/12/2025).
Fadli menjelaskan, sebagian besar kebakaran terjadi di wilayah Bogor bagian timur, seperti Cibinong, Citeureup, dan Gunung Putri. Kawasan tersebut merupakan area industri dengan tingkat kepadatan tinggi, termasuk warung dan warung tegal (warteg).
Penyebab kebakaran bervariasi, mulai dari tabung gas, korsleting listrik, hingga kelalaian dalam pembakaran sampah. Kendati demikian, tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut.
“Kalau untuk korban jiwa yang diakibatkan karena kebakaran itu tidak ada,” ujarnya.
Fadli mengimbau masyarakat untuk tetap tenang saat menghadapi kondisi yang berpotensi memicu kebakaran. Khusus untuk tabung gas, ia menyarankan agar tidak panik dan cukup menutup regulator.
“Kalau menangani tabung gas yang hendak kebakaran cobalah untuk tidak panik, padahal tinggal buka aja regulatornya selesai karena kan yang meledak itu gasnya bukan tabungnya,” paparnya.
Fadli juga meminta perusahaan dan gedung menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di beberapa titik strategis sebagai langkah antisipasi awal mencegah perluasan api.
“Kita sarankan simpan APAR tidak hanya di satu titik, tapi ke titik lainnya juga. Jadi, masyarakat dihimbau untuk menjaga harta benda termasuk nyawa,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















