210 Perangkat Desa Lulus SPD 2025, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Di Tingkat Desa

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet mengungkapkan, program Sekolah Pemerintahan Desa merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mencetak aparatur desa yang cerdas, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.

Program ini digagas melalui IPB University bersama Fakultas Ekologi Manusia untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa melalui pendidikan formal.

“Desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Alim.

Alim menjelaskan, aparatur desa tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai co-creator dalam transformasi pembangunan desa. Aparatur desa dinilai sebagai ujung tombak perubahan yang mampu menghubungkan kampus dengan masyarakat.

“Sehingga hasil riset dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dapat diterapkan secara nyata dan sesuai kebutuhan masyarakat desa,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sakit Perut Sebelah Kiri: Penyebab yang Perlu Diketahui

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan desa berbasis data melalui pemanfaatan inovasi Data Desa Presisi. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi instrumen bagi aparatur desa dalam perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global, seperti krisis pangan dan perubahan iklim.

“Saya berharap para alumni menjadi motor perubahan di desa masing-masing dengan mengedepankan prinsip inovasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Kota Batu Kecamatan Ciomas, Ratna Wulansari yang menjadi lulusan terbaik SPD angkatan V tahun 2025 menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Rektor IPB University, kepala sekolah, para dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SPD.

“Saya menilai pendampingan dan pembelajaran yang diberikan telah membekali para kepala desa dengan pengetahuan dan nilai-nilai kepemimpinan yang dibutuhkan di lapangan,” tutur Ratna.

BACA JUGA :  Manfaatkan Musim Cerah, Rudy Susmanto Tancap Gas Tangani Banjir di Bogor Utara

Ia menerangkan, Sekolah Pemerintahan Desa yang kami jalani sungguh luar biasa. Kami datang dengan keterbatasan, namun disini kami diajarkan bagaimana menjadi kepala desa yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pendidikan di IPB University tidak hanya memberikan pengetahuan teknis pemerintahan, tetapi juga membentuk karakter dan integritas aparatur desa.

“Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran dan ketulusan demi kepentingan masyarakat,” terangnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perjuangan mengikuti Sekolah Pemerintahan Desa merupakan bentuk pengabdian bagi Kabupaten Bogor, masyarakat desa, dan bangsa Indonesia. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk mencetak aparatur pemerintahan desa yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================