
Menurut Whika, penguatan personel tersebut diperlukan mengingat karakteristik Jalur Puncak yang sempit, berkelok, dan kerap menjadi bottleneck ketika volume kendaraan meningkat tajam, terutama pada akhir pekan dan puncak libur Nataru.
Tak hanya mengandalkan personel, kepolisian juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa pos pengamanan dan pos pelayanan. Total terdapat 15 pos yang disiagakan di kawasan Puncak, terdiri atas satu pos terpadu dan satu pos pelayanan, sementara sisanya merupakan pos pengamanan di sejumlah titik strategis.
Pos terpadu ditempatkan di kawasan Gadog sebagai pintu masuk utama menuju Puncak, sedangkan pos pelayanan berada di wilayah Gunung Mas yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisatawan.
Dengan penguatan personel dan pos pengamanan tersebut, kepolisian berharap pengelolaan lalu lintas di Jalur Puncak selama libur Nataru 2026 dapat berjalan lebih terkendali, sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan gangguan keamanan.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















