Benarkah Makanan Manis Bisa Menyebabkan Jerawat? Ini Penjelasannya

Makanan Manis
Ilustrasi Makanan Manis. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian orang, makanan manis terasa seperti “candu” karena rasanya yang lezat dan mampu meningkatkan suasana hati. Namun di balik kenikmatannya, banyak yang bertanya-tanya, benarkah terlalu sering mengonsumsi makanan manis dapat memicu munculnya jerawat?

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling umum dan sering dikeluhkan. Kondisi ini dapat muncul di berbagai area tubuh, seperti wajah, punggung, hingga dada. Secara umum, jerawat terjadi akibat produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori kulit, kemudian memicu peradangan.

Selain faktor kebersihan kulit dan perubahan hormon, gaya hidup juga berperan penting dalam munculnya jerawat. Salah satunya adalah pola makan, termasuk konsumsi makanan manis yang berlebihan.

BACA JUGA :  Kulit Kendur di Usia Muda? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

Apakah Makanan Manis Penyebab Jerawat?

Konsultan dermatologi dari British Association of Dermatologists, Anjali Mahto, menjelaskan bahwa jerawat muncul karena kombinasi berbagai faktor, mulai dari hormon, kebersihan kulit, hingga gaya hidup seperti stres dan pola makan.

Senada dengan hal tersebut, dokter kulit dan instruktur di University of Washington, Tanya Greywal, menyebutkan bahwa perubahan pola makan saja umumnya tidak direkomendasikan sebagai satu-satunya pengobatan jerawat. Artinya, jerawat tidak bisa diselesaikan hanya dengan menghindari jenis makanan tertentu.

Meski demikian, sejumlah studi nutrisi menemukan adanya hubungan antara konsumsi gula dan jerawat. Penelitian observasional di China, Prancis, dan Turki menunjukkan adanya korelasi antara asupan makanan manis dan munculnya jerawat. Namun, studi tersebut belum dapat membuktikan bahwa gula secara langsung menyebabkan jerawat, karena kemungkinan adanya faktor lain yang turut memengaruhi hasil penelitian.

BACA JUGA :  Body Butter vs Body Lotion: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit?

Dalam uji coba terkontrol di Korea Selatan, peserta yang menjalani diet rendah karbohidrat dan rendah indeks glikemik mengalami perbaikan jerawat yang lebih baik dibandingkan dengan peserta yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Hasil ini menunjukkan bahwa pola makan dapat memengaruhi kondisi kulit, meski bukan satu-satunya faktor penentu.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================