
Klinik ini juga didukung 28 perawat profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Transformasi ini menjadi langkah strategis pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan layanan kesehatan berkualitas yang mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya wilayah Parung dan sekitarnya.
Bupati Rudy menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak terkait. Apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari penyelesaian perizinan hingga memastikan kesiapan operasional, sehingga Klinik Utama Rawat Inap Parung dapat diresmikan.
“Semoga layanan kesehatan tingkat lanjut bagi masyarakat semakin efektif, efisien, dan terjangkau, serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya.
Kemudian, Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty menjelaskan, Klinik Utama Rawat Inap Parung kini telah memiliki unit gawat darurat yang beroperasi 24 jam, serta 20 tempat tidur rawat inap yang terdiri dari 14 ruang dewasa dan 6 ruang anak-anak.
Layanan klinik yang tersedia meliputi kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, anak, paru, bedah umum, gigi, dan klinik umum. Selain itu, fasilitas penunjang berupa radiologi, laboratorium, farmasi, dan gizi juga telah siap untuk memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
Klinik ini didukung oleh 66 tenaga kesehatan dan non-kesehatan, sehingga mampu melayani masyarakat dari tujuh kecamatan di wilayah Parung dan Bogor Utara, yakni Parung, Gunung Sindur, Ciseeng, Tulurhalang, Bojonggede, Kemang, dan Rancabungur.
“Semoga peresmian KURI Parung diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” imbuhnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















