
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila engkau hendak tidur, berbaringlah di sisi kananmu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Secara medis, tidur di sisi kanan dinilai membantu pernapasan, menjaga posisi organ vital, serta memudahkan aliran darah. Selain itu, posisi ini memudahkan seseorang untuk bangun dan melaksanakan shalat malam.
- Membaca Ayat-ayat Dzikir Sebelum Tidur
Rasulullah SAW menganjurkan membaca dzikir dan ayat tertentu sebagai perlindungan dari gangguan setan dan berbagai keburukan. Di antaranya:
- Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
- Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (masing-masing tiga kali)
- Membaca tasbih, tahmid, dan takbir
Dalam hadits dari Aisyah RA disebutkan:
“Rasulullah SAW apabila hendak tidur membaca: Bismika Allahumma amutu wa ahya, lalu membaca Ayat Kursi dan tiga surat: Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
- Menghindari Tidur Tengkurap
Tidur dengan posisi tengkurap tidak dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW secara tegas melarang posisi ini karena dapat berdampak buruk bagi pernapasan dan kesehatan tubuh.
Dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya ini adalah cara tidurnya penghuni neraka.”
(HR. Abu Dawud)
- Membersihkan Diri Sebelum Tidur
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berwudhu sebelum tidur, sebagaimana wudhu untuk shalat. Selain menjaga kebersihan, hal ini juga menjadikan tidur bernilai ibadah.
“Apabila salah seorang di antara kalian hendak tidur, hendaklah ia berwudhu seperti wudhu untuk shalat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
- Tidak Berlebihan dalam Tidur
Islam mengajarkan keseimbangan, termasuk dalam hal tidur. Rasulullah SAW menganjurkan tidur secukupnya agar tidak melalaikan ibadah dan kewajiban lainnya.
Terlalu banyak tidur dapat melemahkan semangat beribadah dan menurunkan produktivitas. Tidur yang cukup justru membantu tubuh tetap sehat dan pikiran tetap jernih.
- Memanfaatkan Tidur untuk Bangun Malam (Tahajud)
Tidur yang baik dan teratur akan memudahkan seseorang bangun malam untuk melaksanakan shalat tahajud. Rasulullah SAW sangat menganjurkan ibadah ini.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian dan merupakan ibadah yang paling utama setelah shalat wajib.”
(HR. Muslim)
Tidur dalam Islam bukan hanya soal istirahat, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan menerapkan adab tidur sesuai sunnah Rasulullah SAW, seorang Muslim dapat meraih dua manfaat sekaligus: kesehatan jasmani dan keberkahan rohani. Tidur pun menjadi ibadah yang bernilai pahala, selama diniatkan dan dilakukan sesuai tuntunan Islam.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















