
Namun, hasilnya berbeda jika dilihat per sajian. Secangkir kopi seduh berukuran delapan ons rata-rata mengandung sekitar 95 miligram kafein. Artinya, meski lebih encer, total kafein dalam satu cangkir kopi seduh bisa lebih tinggi daripada satu shot espresso.
Dengan kata lain, espresso lebih “padat” kafein, tetapi kopi seduh bisa memberikan asupan kafein yang lebih besar karena porsinya lebih banyak.
Batas Aman Konsumsi Kafein
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan asupan kafein harian tidak lebih dari 400 miligram untuk orang dewasa sehat. Jumlah ini setara dengan sekitar empat hingga lima shot espresso atau beberapa cangkir kopi seduh.
Meski begitu, sensitivitas setiap orang terhadap kafein berbeda-beda. Mengonsumsi kafein dalam waktu singkat juga dapat membuat efeknya terasa lebih kuat, terutama jika dikombinasikan dengan sumber kafein lain seperti teh hijau, minuman bersoda diet, atau cokelat hitam.
Cara Menikmati Espresso Selain Diminum Langsung
Espresso tidak selalu harus dinikmati polos. Minuman ini juga lezat sebagai campuran latte, minuman kopi dingin, hingga koktail kopi. Salah satu pilihan menarik adalah espresso slushy, yakni espresso atau kopi kental yang diblender bersama es dan krimer untuk sensasi segar.
Tak memiliki mesin espresso di rumah? Kopi seduh ekstra kuat atau bubuk espresso instan yang diseduh ulang bisa menjadi alternatif praktis untuk berbagai kreasi minuman kopi.
Pada akhirnya, pilihan antara espresso dan kopi seduh kembali pada selera masing-masing. Yang terpenting, nikmati kopi dengan bijak dan perhatikan asupan kafein harian agar tetap aman bagi tubuh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















