Sholawat Pengantar Tidur Bayi, Amalan Lembut Penyejuk Hati dan Doa Penuh Cinta

Sholawat
Ilustrasi Bayi Tidur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Sholawat pengantar tidur bayi kerap diamalkan oleh orang tua Muslim sebagai bagian dari ikhtiar menenangkan anak sebelum terlelap.

Lantunan sholawat dipercaya membawa ketenangan karena berisi pujian serta doa kepada Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai kasih sayang.

Amalan ini juga selaras dengan ajaran Islam untuk membiasakan anak berada dalam suasana dzikir sejak dini. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa hati manusia akan menjadi tenteram dengan mengingat-Nya, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 28:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Latin: Al-lażīna āmanū wa taṭma’innu qulūbuhum biżikrillāh(i), alā biżikrillāhi taṭma’innul-qulūb(u).

Artinya:
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Atas dasar tersebut, banyak orang tua memilih sholawat sebagai bacaan sebelum tidur bayi. Selain lembut dan menenangkan, sholawat juga mengandung doa serta harapan kebaikan agar anak tumbuh dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT.

Sholawat Pengantar Tidur Bayi

Berikut beberapa sholawat yang kerap diamalkan sebagai pengantar tidur bayi:

  1. Sholawat Allahul Kahfi

اللهُ الْكَافِي رَبَّنَا الْكَافِي
Allahul kaafi robbunal kaafi
Artinya: Allah yang mencukupi, Tuhan kita yang mencukupi.

قَصَدْنَا الْكَافِي وَجَدْنَا الْكَافِي
Qoshodnal kaafi wajadnal kaafi
Artinya: Tujuan kita Allah yang mencukupi, yang kita temukan adalah Allah yang mencukupi.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

لِكُلِّ كَافٍ كَفَانَا الْكَافِي
Likulli kafi kafanal kaafi
Artinya: Terhadap segala sesuatu, Allah-lah yang mencukupi dan memenuhi kebutuhan kita.

وَنِعْمَ الْكَافِي الحَمْدُ لِلهِ
Wani‘mal kaafi alhamdulillah
Artinya: Allah sebaik-baik Dzat yang mencukupi. Segala puji bagi Allah.

  1. Sholawat Nariyah

Sholawat Nariyah dikenal luas sebagai bacaan yang mengandung doa perlindungan, ketenangan, dan pelepas kesulitan. Karena itu, sholawat ini sering diamalkan oleh orang tua ketika bayi rewel atau sulit tidur.

اللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ …

Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, yang dengan keberkahannya terurai segala kesulitan, terlepas segala kesusahan, terpenuhi segala hajat, dan tercapai segala harapan, serta husnul khatimah…”

  1. Sholawat Badar

Sholawat Badar berisi pujian kepada Rasulullah SAW serta doa keselamatan bagi umat. Lantunannya yang syahdu sering digunakan sebagai dzikir pengantar tidur, termasuk untuk bayi.

Artinya secara ringkas:
“Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada Rasulullah SAW, serta kepada para pejuang di jalan Allah, khususnya para sahabat ahli Badar. Semoga umat diselamatkan dari bencana, kesusahan, dan kesempitan.”

  1. Sholawat Ya Nabi Salam Alaika

Sholawat ini memiliki irama lembut dan penuh pujian kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga cocok dilantunkan pelan sebagai pengantar tidur bayi.

Artinya:
“Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu. Wahai Rasul, salam sejahtera untukmu. Wahai kekasih Allah, salam sejahtera untukmu. Semoga rahmat Allah selalu tercurah kepadamu.”

  1. Sholawat Syifa (Thibbil Qulub)
BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Sholawat Syifa dikenal sebagai sholawat penyembuh dan penenang hati.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوبِ وَدَوَائِهَا …

Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagai obat bagi hati, penyembuh bagi badan, dan cahaya bagi penglihatan.”

Keutamaan Membaca Sholawat

Mengacu pada berbagai kitab seperti Mukjizat Shalawat karya Habib Abdullah Assegaf, sholawat memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  1. Bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT sebagaimana tertuang dalam QS. Al-Ahzab ayat 56.
  2. Selaras dengan sholawat Allah SWT dan para malaikat kepada Rasulullah SAW.
  3. Setiap satu sholawat dibalas dengan sepuluh sholawat dari Allah SWT (HR. Muslim).
  4. Menjadi sebab diangkatnya derajat seorang hamba.
  5. Membersihkan hati dan menenangkan jiwa.
  6. Sholawat yang dibaca akan selalu sampai kepada Rasulullah SAW, di mana pun dibaca.

Sholawat pengantar tidur bayi merupakan amalan sederhana yang sarat makna. Selain membantu bayi tidur lebih nyenyak dan tenang, sholawat juga menjadi wujud doa, cinta, dan harapan orang tua agar anak tumbuh dalam suasana religius, penuh ketenteraman, serta keberkahan.

Membiasakan sholawat sejak dini diharapkan menjadi fondasi spiritual yang baik bagi tumbuh kembang anak di masa depan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================