Luka Diabetes Sulit Sembuh? Ini Solusi Medis dari dr. Tom Christy Adriani

Dalam hal penanganan luka fisik, dr. Tom menekankan pentingnya tindakan medis yang disebut debridement. “Tindakan ini bertujuan mengangkat jaringan mati atau terinfeksi. Ini sangat krusial agar jaringan baru yang sehat dapat tumbuh optimal dan mencegah infeksi menyebar lebih luas,” jelasnya.

Selain pembersihan rutin dengan cairan steril, dr. Tom juga menyoroti kemajuan teknologi dalam perawatan luka modern yang tersedia saat ini. Penggunaan balutan luka khusus (moist wound healing), terapi tekanan negatif (NPWT), hingga terapi oksigen hiperbarik terbukti jauh lebih efektif dibandingkan metode konvensional.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Pentingnya Pencegahan dan Deteksi Dini
Selain perawatan medis, dr. Tom mengingatkan pasien untuk memberikan perhatian ekstra pada tekanan di area luka. Ia menyarankan penggunaan alas kaki khusus atau metode offloading guna mengurangi beban di telapak kaki yang dapat memperlambat pemulihan.

Sebagai langkah pencegahan, dr. Tom membagikan tips bagi para pengidap diabetes untuk menjaga kesehatan kaki mereka:

  • Memeriksa kondisi kaki setiap hari secara teliti.
  • Menjaga kebersihan dan kelembapan kulit kaki.
  • Selalu menggunakan alas kaki yang nyaman, baik di dalam maupun luar rumah.
  • Segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan meskipun hanya ditemukan luka sekecil apa pun.
BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

“Pengobatan yang tepat memerlukan dukungan tim medis profesional. Dengan penanganan yang cepat dan sesuai standar, risiko komplikasi serius seperti amputasi dapat diminimalkan. Pasien harus proaktif dan jangan menunggu luka menjadi parah,” tutup dr. Tom.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================