
Namun, ia menekankan agar lampu tidak dibiarkan menyala sepanjang hari. Lampu yang terus menyala, bahkan saat siang hari, justru dapat menimbulkan kecurigaan karena terlihat tidak wajar.
Solusi terbaik adalah menggunakan lampu yang dilengkapi sensor atau pengatur waktu. Lampu jenis ini dapat menyala otomatis saat hari mulai gelap dan mati kembali ketika pagi tiba. Beberapa model bahkan dilengkapi sensor gerak atau sensor cahaya yang menyesuaikan kondisi sekitar.
Dengan sistem tersebut, rumah akan tampak “hidup” pada malam hari dan kembali normal saat siang, sehingga mengurangi risiko menjadi target pencurian.
Pilih Lampu Hemat Energi
Bagi yang belum memiliki sistem lampu pintar, alternatif lain adalah menggunakan bohlam LED hemat energi. Selain lebih awet dan hemat listrik, lampu jenis ini juga lebih aman digunakan dalam jangka waktu lama.
Penggunaan lampu yang tepat tidak hanya membantu menjaga keamanan rumah, tetapi juga mencegah pemborosan energi dan risiko korsleting listrik selama rumah ditinggalkan.
Dengan perencanaan sederhana ini, Anda bisa berlibur dengan lebih tenang tanpa khawatir kondisi rumah saat ditinggal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















