
“Yang terdampak sebagian besar permukiman. Untuk sekolah ada sekitar 32 SD dan SMP, serta dua SMA,” kata Ade.
Berdasarkan sebaran wilayah, Kabupaten Bogor bagian selatan menjadi daerah dengan jumlah kejadian bencana terbanyak. Adapun wilayah utara tercatat sebagai daerah dengan jumlah kejadian paling rendah.
“Yang paling banyak itu wilayah selatan, sedangkan yang paling rendah di antaranya Parungpanjang,” ujar Ade.
Terkait jumlah korban jiwa, Ade menyampaikan BPBD masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan angka yang akurat.
“Tidak terlalu banyak. Nanti kami pastikan setelah data lengkap,” kata dia.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














